Bayu Prakoso, - and Ibnu Abdul Rosid, - (2025) Analisis Postur Kerja Pembongkaran Arang Batok Kelapa Dengan Metode REBA Sebagai Dasar Perancangan Alat Bantu Kerja Di UMKM Ujo Areng Batok. Diploma thesis, Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta.
Judul_212105026_Bayu Prakoso_Teknik Industri.pdf
Download (601kB)
Abstrak_212105026_Bayu Prakoso_Teknik Industri.pdf
Download (180kB)
BAB 1_212105026_Bayu Prakoso_Teknik Industri.pdf
Download (197kB)
BAB 2_212105026_Bayu Prakoso_Teknik Industri.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (763kB)
BAB 3_212105026_Bayu Prakoso_Teknik Industri.pdf
Download (272kB)
BAB 4_212105026_Bayu Prakoso_Teknik Industri.pdf
Download (1MB)
BAB 5_212105026_Bayu Prakoso_Teknik Industri.pdf
Download (155kB)
Daftar Pustaka_212105026_Bayu Prakoso_Teknik Industri.pdf
Download (169kB)
Lampiran_212105026_Bayu Prakoso_Teknik Industri.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (953kB)
Plagiarisme_212105026_Bayu Prakoso_Teknik Industri.pdf
Download (2MB)
Abstract
Latar Belakang: Proses pembongkaran arang di industri arang tempurung kelapa masih dilakukan secara manual dengan postur kerja yang tidak ergonomis, sehingga meningkatkan risiko gangguan muskuloskeletal pada pekerja. Kondisi ini membutuhkan perbaikan melalui perancangan alat bantu kerja yang dapat menurunkan risiko ergonomi.
Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi postur kerja operator sebelum perbaikan, merancang alat bantu kerja yang sesuai kebutuhan, menguji fungsi alat bantu yang dirancang, dan mengevaluasi risiko ergonomi setelah
penggunaan alat.
Metode Penelitian: Penelitian menggunakan pendekatan Action Research dengan metode Rapid Entire Body Assessment (REBA) untuk penilaian risiko ergonomi, Analytic Hierarchy of Quality (AHOQ) untuk penentuan kebutuhan pengguna, pengukuran antropometri untuk penyesuaian dimensi alat, dan co-design dalam proses perancangan.
Hasil: Hasil perhitungan REBA sebelum penggunaan alat menunjukkan skor 12 (risiko sangat tinggi). Setelah penggunaan alat bantu kerja, skor menurun menjadi 6 (risiko sedang). Desain alat mencakup sistem tuas engkol dan dimensi yang disesuaikan dengan data antropometri pekerja. Uji coba menunjukkan alat berfungsi dengan baik dan dapat mengurangi postur membungkuk secara signifikan.
Kesimpulan: Penggunaan alat bantu kerja hasil rancangan terbukti efektif dalam mengurangi risiko ergonomi dari kategori sangat tinggi menjadi sedang, meskipun pengembangan lebih lanjut masih diperlukan agar mencapai kategori risiko rendah.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | T Technology > TA Engineering (General). Industrial Engineering (General) |
| Divisions: | Faculty of Engineering, Science, Computer, and Mathematics > School of Engineering Sciences |
| Depositing User: | Mrs Tiara DP |
| Date Deposited: | 27 Jul 2026 07:25 |
| Last Modified: | 27 Jul 2026 07:25 |
| URI: | https:///id/eprint/6894 |
