Sri Fitriyati, - and Shinta Siswoyo Putri, - (2009) HUBUNGAN ANTARA UMUR DAN PARITAS IBU HAMIL DENGAN KEJADIAN ABORTUS DI WILAYAH PUSKESMAS KALIBENING TAHUN 2008. Diploma thesis, Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta.
Judul_Sri Fitriyati_1307524_full-1-9.pdf
Download (200kB)
Intisari_Sri Fitriyati_1307524_full-3.pdf
Download (5kB)
BAB 1_Sri Fitriyati_1307524_full-10-15.pdf
Download (127kB)
BAB 2_Sri Fitriyati_1307524_full-16-37.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (53kB)
BAB 3_Sri Fitriyati_1307524_full-38-45.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (133kB)
BAB 4_Sri Fitriyati_1307524_full-46-56.pdf
Download (141kB)
BAB 5_Sri Fitriyati_1307524_full-57-58.pdf
Download (7kB)
Dapus_Sri Fitriyati_1307524_full-59.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (6kB)
Lampiran_Sri Fitriyati_1307524_full-60-73.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (211kB)
Abstract
Pada penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara umur dan paritas ibu dengan kejadian abortus di Wilayah Puskesmas Kalibening tahun 2008. Populasi dalam penelitian ini adalah semua ibu hamil yang mengalami abortus dengan umur kehamilan kurang dari 20 minggu dan terjadi di Wilayah Puskesmas Kalibening selama tahun 2008. Penelitian ini mengunakan rancangan deskriptif korelasi dengan pendekatan cross sectional dengan variabel dependen adalah umur dan paritas sedangkan variabel independent adalah abortus.Tehnik pengambilan sampel yang digunakan adalah sampling jenuh dengan mengambil semua populasi yang ada menjadi sampel. Alat atau instrument yang digunakan untuk mengetahui angka kejadian abortus mengunakan cek list, metode dalam mengumpulkan data mengunakan data sekunder dari laporan setiap pembina desa sewilayah Puskesmas Kalibening. Analisa yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisa univariate dan bivariate, sedangkan untuk melihat hubungan antara dua variabel tersebut dengan mengunakan uji chi square. Dari hasil penelitian ini dengan responden 36 dengan angka kejadian abortus kompletus 27 responden dan 9 responden abortus tidak kompletus. Dari 27 responden yang mengalami abortus kompletus 19 responden dengan reproduksi tidak sehat umur > 30 tahun. Sedangkan dilihat dari paritasnya ibu yang mengalami abortus kompletus yang terbanyak adalah kelompok paritas tinggi 18 (66,6%) dibandingkan dengan paritas yang lainnya. Jadi kesimpulan pada penelitian ini adalah ada hubungan yang signifikan antara umur dan paritas dengan kejadian abortus kompletus di Wilayah Puskesmas Kalibening yang terjadi selama tahun 2008. Kata Kunci : Umur, paritas, abortus
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Umur, paritas, abortus |
| Subjects: | R Medicine > RG Gynecology and obstetrics, Midwifery |
| Divisions: | Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Medicine |
| Depositing User: | Yanti - - |
| Date Deposited: | 29 Jul 2026 07:01 |
| Last Modified: | 29 Jul 2026 07:01 |
| URI: | https:///id/eprint/6937 |
