Analisis Yuridis Pemberian dan Penolakan Restitusi Terhadap Anak Sebagai Korban Tindak Pidana Kekerasan Seksual (Telaah Putusan-Putusan Pengadilan di Indonesia)

Dewi Anjani, - and Adlia Nur Zhafarina, - (2025) Analisis Yuridis Pemberian dan Penolakan Restitusi Terhadap Anak Sebagai Korban Tindak Pidana Kekerasan Seksual (Telaah Putusan-Putusan Pengadilan di Indonesia). Diploma thesis, Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta.

[thumbnail of Judul_212302033_Dewi Anjani_Hukum.pdf] Text
Judul_212302033_Dewi Anjani_Hukum.pdf

Download (827kB)
[thumbnail of Abstrak_212302033_Dewi Anjani_Hukum.pdf] Text
Abstrak_212302033_Dewi Anjani_Hukum.pdf

Download (88kB)
[thumbnail of Bab 1_212302033_Dewi Anjani_Hukum.pdf] Text
Bab 1_212302033_Dewi Anjani_Hukum.pdf

Download (175kB)
[thumbnail of Bab 2_212302033_Dewi Anjani_Hukum.pdf] Text
Bab 2_212302033_Dewi Anjani_Hukum.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (136kB)
[thumbnail of Bab 3_212302033_Dewi Anjani_Hukum.pdf] Text
Bab 3_212302033_Dewi Anjani_Hukum.pdf

Download (59kB)
[thumbnail of Bab 4_212302033_Dewi Anjani_Hukum.pdf] Text
Bab 4_212302033_Dewi Anjani_Hukum.pdf

Download (275kB)
[thumbnail of Bab 5_212302033_Dewi Anjani_Hukum.pdf] Text
Bab 5_212302033_Dewi Anjani_Hukum.pdf

Download (37kB)
[thumbnail of Daftar Pustaka_212302033_Dewi Anjani_Hukum.pdf] Text
Daftar Pustaka_212302033_Dewi Anjani_Hukum.pdf

Download (174kB)
[thumbnail of Lampiran_212302033_Dewi Anjani_Hukum.pdf] Text
Lampiran_212302033_Dewi Anjani_Hukum.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (342kB)
[thumbnail of Plagiarisme_212302033_Dewi Anjani_Hukum.pdf] Text
Plagiarisme_212302033_Dewi Anjani_Hukum.pdf

Download (9MB)

Abstract

Kekerasan seksual saat ini semakin mengkhawatirkan. Istilah darurat kekerasan seksual menggambarkan fenomena meningkatnya kasus kekerasan seksual, khususnya dialami oleh anak-anak.Anak yang menjadi korban tindak pidana kekerasan seksual mempunyai dampak yang sangat kompleks. Sehingga, diperlukannya pemulihan terhadap anak korban tindak pidana kekerasan seksual. Bentuk pemulihan tersebut dapat melalui restitusi.Tujuan penelitian ini yaitu untuk memahami dan menganalisis pertimbangan hakim terhadap lima putusan dalam
menerima maupun menolak permohonan restitusi terhadap anak sebagai korban tindak pidana kekerasan seksual dan menganalisis pelindungan anak sebagai korban tindak pidana kekerasan seksual yang tidak mendapatkan hak restitusi. Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum normatif yang menggunakan data sekunder. Serta menggunakan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan kasus. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini yaitu melalui studi Pustaka dan
analisis data menggunakan kualitatif yang bersifat deskriptif. Hasil penelitian ini yaitu pertimbangan majelis hakim dalam menerima maupun menolak restitusi terhadap putusan nomor 297/Pid.Sus/2-24/PN Btl, putusan nomor 54/Pid.Sus/2024/PN Wgp, putusan nomor 71/Pid.Sus-Anak/2024/PN Pwk mempertimbangkan hak anak korban terkait pemulihan atas kerugian yang diderita anak korban tindak pidana kekerasan seksual dan putusan nomor 29/Pid.SusAnak/2022/PN Tjk dan putusan nomor 34/Pid.Sus/2023/PT Tte,majelis hakim menolak restitusi karena tidak sesuai dengan aturan hukum. Serta bentuk pelindungan yang diberikan selain restitusi yaitu dapat berupa rehabilitasi medis maupun sosial dan diperlukannya upaya paksa terhadap sita harta terdakwa untuk membayar restitusi. Kesimpulan penelitian ini yaitu bahwa hakim dalam menerima dan menolak restitusi terhadap anak korban tindak pidana kekerasan seksual melihat dari bentuk kerugian yang diderita dan aspek prosedural.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Faculty of Law, Arts, Social Sciences, and Economy > School of Law
Depositing User: Mrs Tiara DP
Date Deposited: 30 Jul 2026 06:07
Last Modified: 30 Jul 2026 06:07
URI: https:///id/eprint/6969

Actions (login required)

View Item
View Item