Dicky Yusuf Mahendra, - and Mochamad Cholil, - (2025) Legalitas HKI Karya Seni Digital Yang Dibuat Kecerdasan Buatan Sebagai NFT Di Indonesia. Diploma thesis, Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta.
Judul_212302035_Dicky Yusuf Mahendra_Hukum.pdf
Download (586kB)
Abstrak_212302035_DIcky Yusuf Mahendra_Hukum.pdf
Download (162kB)
Bab 1_212302035_DIcky Yusuf Mahendra_Hukum.pdf
Download (281kB)
Bab 2_212302035_DIcky Yusuf Mahendra_Hukum.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (284kB)
Bab 3_212302035_DIcky Yusuf Mahendra_Hukum.pdf
Download (219kB)
Bab 4_212302035_DIcky Yusuf Mahendra_Hukum.pdf
Download (430kB)
Bab 5_212302035_DIcky Yusuf Mahendra_Hukum.pdf
Download (178kB)
Daftar Pustaka_212302035_DIcky Yusuf Mahendra_Hukum.pdf
Download (193kB)
Lampiran_212302035_DIcky Yusuf Mahendra_Hukum.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (113kB)
Plagiarisme_212302035_DIcky Yusuf Mahendra_Hukum.pdf
Download (391kB)
Abstract
Perkembangan teknologi digital dan kecerdasan buatan telah memungkinkan penciptaan karya seni secara otomatis yang kemudian diperdagangkan sebagai NonFungible Token (NFT). Hal ini menimbulkan tantangan hukum baru terkait legalitas HKI atas karya yang tidak diciptakan secara langsung oleh manusia, serta kepastian hukum dalam transaksi NFT di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dasar hukum yang dapat mengatur karya seni digital berbasis kecerdasan buatan sebagai NFT di Indonesia serta konsep pelindungan hak-hak pembeli atas NFT di Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan konseptual, serta mengandalkan data sekunder dari peraturan perundang-undangan, literatur, dan studi kasus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peraturan di Indonesia, khususnya Undang-Undang Hak Cipta, belum mengakomodasi karya yang dihasilkan sepenuhnya oleh kecerdesan buatan, karena pencipta masih didefinisikan sebagai manusia. Selain itu, regulasi mengenai NFT sebagai aset digital juga belum diatur secara eksplisit, meskipun telah ada pengakuan transaksi elektronik melalui UU ITE dan Peraturan PSTE. Tujuan utama, penelitian ini menyarankan pemahaman mengenai dalam memberikan keamanan dan stabilitas hukum dalam ekosistem digital yang terus berkembang, diperlukan pembaruan peraturan dan pengembangan kebijakan yang fleksibel untuk melindungi hak-hak pembeli NFT dan legalitas karya seni berbasis HKI karya seni digital yang dibuat menggunakan kecerdasan buatan sebagai NFT di Indonesia.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | K Law > K Law (General) |
| Divisions: | Faculty of Law, Arts, Social Sciences, and Economy > School of Law |
| Depositing User: | Mrs Tiara DP |
| Date Deposited: | 30 Jul 2026 07:53 |
| Last Modified: | 30 Jul 2026 07:53 |
| URI: | https:///id/eprint/6973 |
