HUBUNGAN PARITAS DENGAN KEJADIAN RUPTUR PERINEUM PADA IBU BERSALIN DI BIDAN PRAKTIK SWASTA (BPS) PIPIN HERIYANTI GEDONGKIWO YOGYAKARTA TAHUN 2012

Dianing Duwi Inggarwati, - (2012) HUBUNGAN PARITAS DENGAN KEJADIAN RUPTUR PERINEUM PADA IBU BERSALIN DI BIDAN PRAKTIK SWASTA (BPS) PIPIN HERIYANTI GEDONGKIWO YOGYAKARTA TAHUN 2012. Kebidanan, STIKES Jenderal Achmad Yani Yogyakarta. (Unpublished)

[img]
Preview
Text
Dianing Duwi I_1309136_nonfull.pdf

Download (783kB) | Preview
[img] Text
Dianing Duwi I_1309136_full.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)

Abstract

Latar Belakang : AKI di Indonesia jauh lebih tinggi dibandingkan negara maju yaitu 228 per 100.000 kelahiran hidup. Perdarahan postpartum merupakan penyebab terbesar AKI. Perdarahan postpartum ini termasuk perdarahan yang diakibatkan oleh perlukaan jalan lahir seperti ruptur perineum. Angka kematian dan kesakitan ibu dipengaruhi oleh status reproduksi yaitu umur dan paritas. Faktor-faktor penyebab ruptur perineum adalah faktor janin, faktor persalinan pervaginam, faktor penolong persalinan dan faktor ibu. Faktor ibu penyebab ruptur perineum adalah cara meneran ibu yang salah dan paritas ibu yang terdiri dari primipara, multipara dan grandemultipara. Ruptur perineum dapat terjadi pada hampir semua persalinan pertama (primipara) dan tidak jarang berulang pada persalinan berikutnya. Tujuan Penelitian : untuk diketahuinya hubungan paritas dengan kejadian ruptur perineum pada ibu bersalin di BPS Pipin Heriyanti Gedongkiwo Yogyakarta tahun 2012. Metode Penelitian : Desain penelitian yang digunakan adalah survey analitik. Pendekatan waktu yang digunakan adalah cross sectional. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Populasi dalam penelitian ini adalah 317 ibu bersalin. Sampel penelitian berjumlah 90 ibu bersalin normal di BPS Pipin Heriyanti. Analisis data menggunakan analisis univariat dan bivariat yaitu kendall tau dengan p statistik <0,010. Hasil : Ada hubungan antara paritas dengan kejadian ruptur perineum pada ibu bersalin di BPS Pipin Heriyanti Gedongkiwo Yogyakarta tahun 2012 dengan z hitung 4,28 > z tabel 2,58 dan p value 0,000 < nilai p statistik 0,010 maka hipotesis diterima. Nilai hubungan yang didapatkan adalah –0,651 atau -65,1% antara paritas dengan ruptur perineum. Arah hubungan yang didapatkan adalah negatif yang menunjukkan bahwa semakin sedikit jumlah melahirkan anak maka akan semakin banyak derajat kejadian ruptur perineum. Kesimpulan : Ada hubungan antara paritas dengan kejadian ruptur perineum pada ibu bersalin di BPS Pipin Heriyanti Gedongkiwo Yogyakarta tahun 2012.

Item Type: Other
Additional Information: Dosen Pembimbing 1: Diah Wulandari Dosen Pembimbing 2: Dewi Zolekhah
Uncontrolled Keywords: paritas dan ruptur perineum
Subjects: Kebidanan > BP Persalinan
Divisions: Fakultas Kesehatan > Prodi Kebidanan
Depositing User: Admin Repository Perpustakaan
Date Deposited: 13 Nov 2017 05:19
Last Modified: 13 Nov 2017 05:19
URI: http://repository.unjaya.ac.id/id/eprint/1266

Actions (login required)

View Item View Item