GAMBARAN FAKTOR-FAKTOR KEJADIAN DIARE PADA BALITA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS MINGGIR KABUPATEN SLEMAN YOGYAKARTA

Feri Ulwiyati, - and Endah Puji Astuti, - (2013) GAMBARAN FAKTOR-FAKTOR KEJADIAN DIARE PADA BALITA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS MINGGIR KABUPATEN SLEMAN YOGYAKARTA. Kebidanan, STIKES Jenderal Achmad Yani Yogyakarta. (Unpublished)

[img] Text
Feri Ulwiyati_1310108_full.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)
[img]
Preview
Text (Abstrak & Intisari)
Feri Ulwiyati.pdf

Download (20kB) | Preview

Abstract

Latar Belakang: Diare merupakan masalah kesehatan masyarakat di Indonesia. Berdasarkan survey rumah tangga, kematian karena diare diperkirakan menurun namun, angka kesakitan karena diare tetap tinggi di Negara berkembang (SDKI, 2012). Menurut data Badan Kesehatan Dunia (WHO), Diare adalah penyebab nomor satu kematian balita di seluruh dunia. Sementara itu, UNICEF (Badan Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk urusan anak) memperkirakan bahwa, setiap 30 detik ada satu anak yang meninggal dunia karena Diare. Di Indonesia, setiap tahun 100.000 balita meninggal karena Diare. Data dari Puskesmas Minggir Sleman tahun 2012 tercatat ada 272 kasus diare usia 0-4 tahun. Dari hasil wawancara dengan 7 responden didapatkan hasil 2 dari 7 (28,57%) ibu yang mengetahui tentang kejadian diare, 3 dari 7 (42,85%) ibu yang cuci tangan dengan sabun sebelum makan dan menyiapkan makanan untuk balita, dan 2 dari 7 (28,57%) balita mengalami gizi kurang yang sering mengalami diare 5-7 x sehari. Tujuan Penelitian: Untuk mengetahui tingkat pengetahuan ibu, status gizi balita dan perilaku hygiene ibu yang memiliki balita yang menderita diare 1 bulan terakhir. Metode Penelitian: Menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Teknik sampling nonprobability accidental sampling, sebanyak 34 responden. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner tertutup. Analisa data univariat dengan prosentase. Hasil Penelitian: Tingkat pengetahuan ibu tentang kejadian diare mayoritas baik sebanyak 12 orang (70,6%). Status gizi balita mayoritas baik sebanyak 19 balita (67,9%). Perilaku hygiene ibu mayoritas baik sebanyak 15 orang (57,7%). Kesimpulan: Mayoritas tingkat pengetahuan, status gizi balita dan perilaku hygiene ibu baik. Tenaga kesehatan perlu melakukan pemeriksaan laboratorium untuk penyebab diare diantaranya cacingan.

Item Type: Tugas Akhir
Additional Information: Dosen Pembimbing: Endah Puji Astuti
Uncontrolled Keywords: Diare, Balita, Pengetahuan, Status Gizi, Perilaku Hygiene
Subjects: B Kebidanan (klasifikasi berdasar topik peminatan) > BA Balita & Anak
Divisions: Program Studi > Prodi Kebidanan
Depositing User: Admin Repository Perpustakaan
Date Deposited: 28 Mar 2018 04:25
Last Modified: 28 Mar 2018 04:25
URI: http://repository.unjaya.ac.id/id/eprint/1793

Actions (login required)

View Item View Item