Andin Permadani, - and Afi Lutfiyati, - (2025) Hubungan Frekuensi Pemakaian Pembalut dengan Kejadian Pruritus Vulvae Saat Menstruasi pada Santriwati di Pondok Pesantren Nurul Ummah Kotagede Yogyakarta. Diploma thesis, Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta.
Judul_212201017_Andin Permadani_S-1 Keperawatan.pdf
Download (507kB)
Abstrak_212201017_Andin Permadani_S-1 Keperawatan.pdf
Download (36kB)
Bab 1_212201017_Andin Permadani_S-1 Keperawatan.pdf
Download (109kB)
Bab 2_212201017_Andin Permadani_S-1 Keperawatan.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (237kB)
Bab 3_212201017_Andin Permadani_S-1 Keperawatan.pdf
Download (390kB)
Bab 4_212201017_Andin Permadani_S-1 Keperawatan.pdf
Download (176kB)
Bab 5_212201017_Andin Permadani_S-1 Keperawatan.pdf
Download (33kB)
Daftar Pustaka_212201017_Andin Permadani_S-1 Keperawatan.pdf
Download (155kB)
Judul_212201017_Andin Permadani_S-1 Keperawatan.pdf
Download (507kB)
Lampiran_212201017_Andin Permadani_S-1 Keperawatan.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
Plagiarisme_212201017_Andin Permadani_S-1 Keperawatan.pdf
Download (4MB)
Abstract
Latar belakang: Pruritus vulvae merupakan penyakit yang ditandai dengan keputihan, rasa terbakar, gatal dimalam hari, kerusakan kulit disekitar vulvae, pembengkakan, kemerahan pada labia dan vulvae, serta munculnya benjolan berisi cairan (blister) dari alat kelamin eksternal wanita. Durasi normal penggunaan pembalut yang sudah banyak menampung darah dan basah adalah enam jam dan tidak boleh lebih dari enam jam. Begitu juga saat menstruasi, penggantian pembalut dilakukan empat hingga enam kali sehari. Dampak pruritus vulvae jika tidak ditangani dapat mengakibatkan infeksi sekunder seperti infeksi trikomoniasis, vaginosis bakterial, dan kandidiasis.
Tujuan: Mengetahui hubungan frekuensi pemakaian pembalut dengan kejadian pruritus vulvae saat menstruasi pada santriwati di Pondok Pesantren Nurul Ummah Kotagede Yogyakarta
Metode: Desain dalam penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan pendekatan cross-sectional. Waktu pengambilan data penelitian pada bulan Juli 2024. Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah
Stratified random sampling dengan jumlah 52 responden sesuai dengan kriteria inklusi dan eksklusi. Instrumen pada penelitian ini menggunakan kuesioner frekuensi pemakaian pembalut dan kuesioner pruritus vulvae. Analisis yang
digunakan pada penelitian ini yaitu uji korelasi Spearman.
Hasil: Berdasarkan hasil penelitian persentase responden frekuensi pemakaian pembalut cukup sebanyak 26 responden (50.0%) dan mayoritas mengalami kejadian pruritus vulvae sebanyak 30 responden (57,7%). Dengan hasil analisis data menunjukkan p-value sebesar 0,001 (<0,05) dan nilai r = 0,512. Hasil tersebut menunjukkan arah positif dengan nilai keeratan hubungan cukup.
Kesimpulan: Terdapat hubungan yang signifikan antara frekuensi pemakaian pembalut dengan kejadian pruritus vulvae saat menstruasi pada santriwati di Pondok Pesantren Nurul Ummah Kotagede Yogyakarta.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Remaja putri, Menstruasi, Frekuensi pemakaian pembalut, Pruritus vulvae |
| Subjects: | R Medicine > RT Nursing |
| Divisions: | Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Medicine |
| Depositing User: | Yanti - - |
| Date Deposited: | 09 Jun 2026 07:37 |
| Last Modified: | 09 Jun 2026 07:38 |
| URI: | https:///id/eprint/3878 |
