Dewi Nur Amannah, - and Dwi Kartika Rukmi, - (2025) Hubungan Antara Tipe Perilaku Seksual Dengan Perilaku Skrining Tes HIV Pada Laki-Laki Seks Dengan Laki-Laki Di Yayasan Vesta Yogyakarta. Diploma thesis, Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta.
Judul_212201032_Dewi_Nur_Amannah_Keperawatan.pdf
Download (261kB)
Abstrak_212201032_Dewi Nur Amannah_212201032.pdf
Download (93kB)
BAB I_212201032_Dewi Nur Amannah_Keperawatan.pdf
Download (59kB)
BAB II_212201032_Dewi Nur Amannah_Keperawatan.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (132kB)
BAB III_212201032_Dewi Nur Amannah_Keperawatan.pdf
Download (177kB)
BAB IV_212201032_Dewi Nur Amannah_Keperawatan.pdf
Download (144kB)
BAB V_212201032_Dewi Nur Amannah_Keperawatan.pdf
Download (104kB)
Daftar Pustaka_212201032_Dewi Nur Amannah_Keperawatan.pdf
Download (115kB)
Daftar Lampiran_212201032_Dewi Nur Amannah_Keperawatan.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (379kB)
Plagiarisme_212201032_Dewi Nur Amannah_Keperawatan.pdf
Download (4MB)
Abstract
Latar Belakang : Populasi Lelaki Seks dengan Lelaki (LSL) memiliki risiko tinggi terpapar HIV, namun cakupan tes HIV di kalangan mereka masih rendah. Faktor-faktor seperti ketakutan, stigma, diskriminasi, kekhawatiran tentang kerahasiaan, dan rendahnya pengetahuan tentang HIV berkontribusi pada rendahnya tingkat tes HIV di kalangan LSL. Selain itu, perilaku seksual berisiko di kalangan LSL juga dapat meningkatkan risiko penularan HIV.
Tujuan : Untuk mengidentifikasi hubungan antara tipe perilaku seksual dengan perilaku skrining tes HIV pada laki-laki seks dengan laki-laki di Yayasan Vesta Yogyakarta
Metode : Penelitian ini menggunakan metode korelasional dengan pendekatan cross sectional. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan jumlah sample 125 responden. Perilaku seksual diukur menggunakan kueisoner Bief Sexual Attitude Scale (BSAS) yang telah valid dan reliabel. Analisis data menggunakan uji koefisien kontigensi.
Hasil : Karekteristik responden LSL di Yayasan Vesta Yogyakarta mayoritas berusia 17-25 tahun (63,2%), berpendidikan tinggi (68,8% perguruan tinggi), belum
menikah (96,8%), berstatus mahasiswa (44,8%), berpenghasilan di bawah UMR (47,2%), dan memiliki orientasi seksual homoseksual (52%). Tipe perilaku seksual responden mayoritas adalah Birth Control (79,2%), menunjukkan tanggung jawab
terhadap seks. Perilaku skrining tes HIV responden mayoritas adalah rutin tes 6 bulan sekali (45,6%), menunjukkan kesadaran yang baik akan pentingnya tes HIV rutin.
Kesimpulan : Tidak ada hubungan pada domain perilaku seksual terhadap perilaku skrining tes HIV pada laki-laki seks dengan laki-laki. Penelitian lebih lanjut mengenai faktor-faktor yang mempengeruhi perilaku skrining tes HIV pada LSL
degan metode yang berbeda.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Tipe Perilaku Seksual, Perilaku Skrining Tes HIV |
| Subjects: | R Medicine > RT Nursing |
| Divisions: | Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Medicine |
| Depositing User: | Yanti - - |
| Date Deposited: | 10 Jun 2026 06:42 |
| Last Modified: | 10 Jun 2026 06:43 |
| URI: | https:///id/eprint/3887 |
