Sherly Eka Puspita Sari, - and Dewi Utari, - (2025) Hubungan Dukungan Sosial Teman Sebaya Dengan Penerimaan Diri Anak Pada Orang Tua Bercerai. Diploma thesis, Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta.
Judul_212201102_Sherly Eka Puspita sari_Keperawatan.pdf
Download (513kB)
Abstrak_212201102_Sherly Eka Puspita Sari_Keperawatan.pdf
Download (16kB)
Bab 1_212201102_Sherly Eka Puspita Sari_Keperawatan.pdf
Download (83kB)
Bab 2_212201102_Sherly Eka Puspita Sari_Keperawatan.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (137kB)
Bab 3_212201102_Sherly Eka Puspita Sari_Keperawatan.pdf
Download (148kB)
Bab 4_212201102_Sherly Eka Puspita Sari_Keperawatan.pdf
Download (101kB)
Bab 5_212201102_Sherly Eka Puspita Sari_Keperawatan.pdf
Download (7kB)
Daftar Pustaka_212201102_Sherly Eka Puspita Sari_Keperawatan.pdf
Download (139kB)
Lampiran_212201102_Sherly Eka Puspita Sari_Keperawatan.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
Plagiarisme_212201102_Sherly Eka Puspita Sari_Keperawatan.pdf
Download (1MB)
Abstract
Latar Belakang: Keluarga merupakan lingkungan pertama yang membentuk perkembangan fisik, sosial, mental, emosional, dan spiritual anak. Perceraian dalam keluarga dapat menimbulkan dampak negatif yang signifikan bagi anak, terutama dalam aspek pengasuhan yang ideal. Anak yang orang tuanya bercerai seringkali mengalami masalah dalam penerimaan diri, yang dipengaruhi oleh kurangnya dukungan dan perhatian dari kedua orang tua.
Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara dukungan sosial teman sebaya dengan penerimaan diri anak yang orang tuanya bercerai.
Metode: Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan desain korelasional dan pendekatan cross-sectional. Melibatkan 25 mahasiwa Fakultas Kesehatan yang dipilih menggunakan Teknik quota sampling, data dikumpulkan menggunakan kuesioner (dukungan sosial teman sebaya dan penerimaan diri) untuk mengukur hubungan dukungan sosial teman sebaya dan penerimaan diri anak pada orang tua
bercerai.
Hasil: Hasil penelitian menunjukan bahwa 12,0% responden berada pada tingkat dukungan sosial yang sangat tinggi, sementara 80,0% berada pada tingkat tinggi. Selain itu, 44,0% responden menunjukkan penerimaan diri dengan tingkat sedang, dan 48,0% memiliki penerimaan diri dengan tingkat tinggi. Uji korelasi Rank Spearman menunjukan adanya hubungan signifikan antara dukungan sosial teman sebaya dengan penerimaan diri anak pada orang tua bercerai (p=0,32, r=0,431). hubungan antara variabel dinyatakan positif dengan kekuatan korelasi yang moderat.
Kesimpulan: Terdapat hubungan yang signifikan antara dukungan sosial teman sebaya dengan penerimaan diri anak pada orang tua bercerai di fakultas kesehatan.
Hal ini menunjukkan bahwa semakin tinggi dukungan sosial teman sebaya, semakin tinggi pula tingkat penerimaan diri pada anak dengan orang tua bercerai di Fakultas Kesehatan Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | keluarga, perceraian, dukungan sosial, teman sebaya, penerimaan diri |
| Subjects: | R Medicine > RT Nursing |
| Divisions: | Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Medicine |
| Depositing User: | Yanti - - |
| Date Deposited: | 12 Jun 2026 04:42 |
| Last Modified: | 12 Jun 2026 04:42 |
| URI: | https:///id/eprint/3983 |
