Mei Dwiyanti, - and Eniyati, - (2025) Evaluasi SIMRS Pada Unit Pelayanan Rekam Medis Dengan Metode HOT-Fit Di Rumah Sakit Jiwa Grhasia Yogyakarta. Diploma thesis, Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta.
Judul_221204040_Mei Dwiyanti_RMIK.pdf
Download (104kB)
Abstrak_221204040_Mei Dwiyanti_RMIK.pdf
Download (225kB)
BAB I_221204040_Mei Dwiyanti_RMIK.pdf
Download (252kB)
BAB II_221204040_Mei Dwiyanti_RMIK.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (310kB)
BAB III_221204040_Mei Dwiyanti_RMIK.pdf
Download (380kB)
BAB IV_221204040_Mei Dwiyanti_RMIK.pdf
Download (334kB)
BAB V_221204040_Mei Dwiyanti_RMIK.pdf
Download (180kB)
Daftar Pustaka_221204040_Mei Dwiyanti_RMIK.pdf
Download (190kB)
Lampiran_221204040_Mei Dwiyanti_RMIK (3).pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
Plagiarisme_221204040_Mei Dwiyanti_RMIK (3).pdf
Download (2MB)
Abstract
Latar Belakang: Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIMRS) merupakan fondasi penting dalam digitalisasi pelayanan kesehatan. Namun, penerapannya masih menghadapi berbagai kendala.
Tujuan Penelitian: Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pelaksanaan SIMRS Transmedic di unit rekam medis RSJ Grhasia Yogyakarta menggunakan metode HOT-Fit, yang mencakup komponen Human, Organization, Technology,
dan Net Benefit.
Metode Penelitian: Metode penelitian menggunakan pendekatan campuran (mixed-method) dengan desain deskriptif. Data diperoleh dari 10 responden melalui wawancara, dan kuesioner. Analisis dilakukan secara univariat.
Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa SIMRS dinilai cukup baik pada komponen Human dengan skor rata-rata 81,11%, menandakan pengguna merasa terbantu dan rutin menggunakan sistem, meskipun masih membutuhkan pelatihan tambahan. Pada komponen Organization, skor rata-rata sebesar 86,11%
menunjukkan bahwa SOP sudah mulai diterapkan, dan koordinasi antar unit masih terbatas. Komponen Technology mendapatkan skor terendah sebesar 74,30%, dengan temuan kendala teknis seperti sistem error, jaringan tidak stabil, dan tampilan antarmuka yang kurang mendukung. Sementara itu, komponen Net Benefit memperoleh skor 80,55%, di mana SIMRS memberikan manfaat dalam mempercepat proses administrasi, namun dampaknya terhadap peningkatan mutu layanan belum dirasakan secara menyeluruh.
Kesimpulan: Pelaksanaan SIMRS di RSJ Grhasia belum optimal, terutama pada aspek teknologi dan organisasi. Perlu adanya pelatihan berkelanjutan dan peningkatan infrastruktur untuk menunjang pelayanan kesehatan yang lebih efektif dan berkualitas.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > RZ Medical Record and Health Information |
| Divisions: | Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Medicine |
| Depositing User: | Mrs Tiara DP |
| Date Deposited: | 14 Jun 2026 15:03 |
| Last Modified: | 14 Jun 2026 15:03 |
| URI: | https:///id/eprint/4023 |
