Shinta Nur Kholifah, - and Novita Nirmalasari, - (2025) HUBUNGAN KESIAPSIAGAAN DENGAN SELF-EFFICACY MASYARAKAT DALAM MENGHADAPI BENCANA BANJIR ROB DI DESA MAYANGAN KECAMATAN LEGONKULON KABUPATEN SUBANG PROVINSI JAWA BARAT. Diploma thesis, Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta.
Judul_222201160_Shinta Nur Kholifah_Keperawatan.pdf
Download (496kB)
Abstrak_222201160_Shinta Nur Kholifah_Keperawatan.pdf
Download (248kB)
Bab 1_222201160_Shinta Nur Kholifah_Keperawatan.pdf
Download (422kB)
Bab 2_222201160_Shinta Nur Kholifah_Keperawatan.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (325kB)
Bab 3_222201160_Shinta Nur Kholifah_Keperawatan.pdf
Download (390kB)
Bab 4_222201160_Shinta Nur Kholifah_Keperawatan.pdf
Download (380kB)
Bab 5_222201160_Shinta Nur Kholifah_Keperawatan.pdf
Download (234kB)
Daftar Pustaka_222201160_Shinta Nur Kholifah_Keperawatan.pdf
Download (214kB)
Lampiran_222201160_Shinta Nur Kholifah_Keperawatan.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB)
Plagiarisme_222201160_Shinta Nur Kholifah_Keperawatan.pdf
Download (6MB)
Abstract
Latar Belakang: Banjir rob adalah banjir yang diakibatkan air laut pasang. Banjir rob menimbulkan dampak seperti kesehatan yaitu gatal-gatal di area kulit, menurunnya kebutuhan ekonomi, serta sarana dan prasarana sulit digunakan oleh masyarakat. Hal ini membutuhkan kesiapsiagaan dan self-efficacy banjir rob yang baik guna meminimalisir dampak yang terjadi.
Tujuan Penelitian: Mengetahui hubungan antara kesiapsiagaan dan self-efficacy dalam menghadapi bencana banjir rob di Desa Mayangan Kecamatan Legonkulon Kabupaten Subang Provinsi Jawa Barat.
Metode Penelitian: Penelitian kuantitatif metode deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Sampel berjumlah 68 responden yang diambil dengan dengan teknik proportionate stratified random sampling. Kuesioner yang digunakan adalah kuesioner kesiapsiagaan banjir rob dan kuesioner general self- efficacy versi Indonesia dengan aspek bencana. Analisa data menggunakan uji korelasi Gamma (α=0,05).
Hasil: Hasil penelitian sebanyak 64 responden (94,1%) memiliki kesiapsiagaan tinggi dan sebanyak 65 responden (95,6%) memiliki self-efficacy sedang. Uji statistik antara variabel kesiapsiagaan dengan self-efficacy menunjukkan p-
value=0,265 dengan r = 0,055, sehingga tidak ditemukan hubungan yang signifikan antara kesiapsiagaan dengan self-efficacy banjir rob.
Kesimpulan: Diharapkan dapat berkontribusi dalam mempertahankan dan meningkatkan kesiapsiagaan dan self-efficacy terhadap banjir rob serta mengoptimalkan pelatihan banjir rob maupun simulasi bencana lainnya.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Kesiapsiagaan, Self-Efficacy, Banjir Rob |
| Subjects: | R Medicine > RT Nursing |
| Divisions: | Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Medicine |
| Depositing User: | Yanti - - |
| Date Deposited: | 17 Jun 2026 02:34 |
| Last Modified: | 17 Jun 2026 02:35 |
| URI: | https:///id/eprint/4106 |
