Cindy Azzahra, - and Nofran Putra Pratama, - (2025) Uji Aktivitas Antibakteri Ekstrak Etanol Rimpang Kunyit Hitam (Curcuma caesia Roxb.) Terhadap Bakteri Pseudomonas aeruginosa. Diploma thesis, Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta.
1.Judul_202205021_Cindy Azzahra_Farmasi...pdf
Download (427kB)
2.Abstrak_202205021_Cindy Azzahra_Farmasi.pdf
Download (47kB)
3.BAB 1_202205021_Cindy Azzahra_Farmasi.pdf
Download (57kB)
4.BAB 2_202205021_Cindy Azzahra_Farmasi.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (230kB)
5.BAB 3_202205021_Cindy Azzahra_Farmasi.pdf
Download (216kB)
6.BAB 4_202205021_Cindy Azzahra_Farmasi.pdf
Download (185kB)
7.BAB 5_202205021_Cindy Azzahra_Farmasi.pdf
Download (42kB)
8.Daftar Pustaka_202205021_Cindy Azzahra_Farmasi.pdf
Download (185kB)
9.Lampiran_202205021_Cindy Azzahra_Farmasi.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
10.Plagiarisme_202205021_Cindy Azzahra_Farmasi.pdf
Download (256kB)
Abstract
Latar Belakang: Infeksi yaitu gejala klinis yang disebabkan oleh mikroorganisme yang masuk ke dalam jaringan tubuh. Salah satu mikroorganisme yang berperan dalam timbulnya infeksi pada kulit adalah bakteri Pseudomonas aeruginosa. Salah satu jenis tumbuhan yang mempunyai potensi sebagai antibakteri adalah rimpang kunyit hitam (Curcuma caesia Roxb).
Tujuan Penelitian: Mengetahui aktivitas antibakteri dari ekstrak etanol rimpang kunyit hitam (Curcuma caesia Roxb.) terhadap pertumbuhan bakteri Pseudomonas aeruginosa.
Metode Penelitian: Metode yang digunakan untuk ekstraksi adalah maserasi dan untuk uji aktivitas antibakteri menggunakan metode difusi sumuran. Penelitian merupakan eksperimental laboratorium menggunakan bakteri Pseudomonas
aeruginosa serta variasi konsentrasi ekstrak yaitu 20%, 40%, 60%, 80%, 100% serta kontrol positif (clindamycin 0,03%) dan kontrol negatif (DMSO 10%).
Hasil penelitian: : Hasil Uji fitokimia menunjukkan hasil positif mengandung senyawa alkaloid, flavonoid, tanin, steroid, triterpenoid, dan saponin. Hasil pengukuran zona hambat yang diperoleh untuk masing-masing konsentrasi ekstrak dengan rata-rata pada konsentrasi 20% (14,04 mm) dan 40% (16,82 mm) dengan kategori kuat. Pada konsentrasi 60% (21,66 mm); 80% (23,00 mm); dan 100% (26,67 mm) dengan kategori zona hambat sangat kuat. Hasil zona hambat kontrol positif clindamycin 0,03% diperoleh rata-rata 31,02 mm dan kontrol negatif DMSO 10% tidak menghasilkan zona hambat.
Kesimpulan: Penelitian ini menunjukkan bahwa ekstrak etanol rimpang kunyit hitam (Curcuma caesia Roxb.) memiliki aktivitas antibakteri terhadap pertumbuhan bakteri Pseudomonas aeruginosa dengan konsentrasi efektif 100% dengan diameter 26,67 mm.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > RS Pharmacy and materia medica |
| Divisions: | Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Medicine |
| Depositing User: | Mrs Tiara DP |
| Date Deposited: | 17 Jun 2026 03:45 |
| Last Modified: | 17 Jun 2026 03:45 |
| URI: | https:///id/eprint/4114 |
