Monicha Resma, - and Masta Hutasoit, - (2025) Hubungan Sanitasi Lingkungan Dengan Kejadian Diare Pada Balita Di Puskesmas Bantul 1. Diploma thesis, Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta.
Judul_202201061_Monicha Resma_Keperawatan.pdf
Download (397kB)
Abstrak_202201061_Monicha Resma_Keperawatan.pdf
Download (290kB)
Bab 1_202201061_Monicha Resma_Keperawatan.pdf
Download (383kB)
Bab 2_202201061_Monicha Resma_Keperawatan.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (369kB)
Bab 3_202201061_Monicha Resma_Keperawatan.pdf
Download (94kB)
Bab 4_202201061_Monicha Resma_Keperawatan.pdf
Download (358kB)
Bab 5_202201061_Monicha Resma_Keperawatan.pdf
Download (186kB)
Daftar Pustaka_202201061_Monicha Resma_Keperawatan.pdf
Download (315kB)
Lampiran_202201061_Monicha Resma_Keperawatan.pdf
Download (530kB)
Plagiarisme_202201061_Monicha Resma_Keperawatan.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB)
Abstract
Latar Belakang: Diare masih merupakan penyebab kematian kedua tertinggi pada balita. Penyebab diare pada balita sangat beragam seperti sanitasi lingkungan yang buruk. Sanitasi buruk yang menyebabkan diare seperti kurangnya fasilitas air bersih, padatnya pemukiman, tidak tersedianya toilet, dan lainnya sehingga terjadi pencemaran lingkungan.
Tujuan: Untuk mengetahui hubungan sanitasi lingkungan dengan kejadian diare pada balita di Wilayah Puskesmas Bantul 1.
Metode: Delsain pada pelnelitian ini adalah delskriptif analitis, melnggulnakan delsain cross-selctional. Populasi penelitian ini sebanyak 981 balita data balita dari Januari sampai dengan Maret 2024, dan didapat sampel sebanyak 98 responden dengan pulrposivel sampling. Penelitian telah dilakukan di Wilayah Puskesmas Bantul 1, pada bulan Februari s.d Juli 2024. Analisa data bivariat menggunakan uji lambda symmetric. Alat pengumpulan data menggunakan kuesioner sanitasi lingkungan dan kuesioner kejadian diare.
Hasil: Hasil penelitian menunjukkan dari 98 responden dengan sanitasi lingkungan yang terbanyak adalah kategori memenuhi syarat sebanyak 75,5%. Kejadian diare terbanyak adalah diare sebanyak 54,1%. Hasil uji lambda symmetric didapat nilai p-value sebesar 0,000<0,05
Kesimpulan: Ada hubungan yang erat antara sanitasi lingkungan dengan kejadian diare pada balita di Wilayah Puskesmas Bantul I. Diharapkan masyarakat dapat memperhatikan penyediaan sumber air bersih setidaknya untuk keperluan air yang dikonsumsi sehari –hari menggunakan air yang bersih dan dimasak dengan baik sebelum dikonsumsi
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Sanitasi Lingkungan, diare, balita |
| Subjects: | R Medicine > RT Nursing |
| Divisions: | Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Medicine |
| Depositing User: | Yanti - - |
| Date Deposited: | 17 Jun 2026 06:44 |
| Last Modified: | 17 Jun 2026 06:45 |
| URI: | https:///id/eprint/4129 |
