Adelia Dewi Damayanti, - and Isti Handayaningsih, - (2013) HUBUNGAN PERILAKU PANTANG MAKAN DENGAN LAMA PENYEMBUHAN LUKA PERINEUM PADA IBU NIFAS DI BPS TUTIK PURWANI SLEMAN TAHUN 2012. Diploma thesis, Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta.
Judul _1309141_Adelia Dewi Damayanti_D3Kebidanan.pdf
Download (250kB)
Abstrak _1309141_Adelia Dewi Damayanti_D3Kebidanan.pdf
Download (131kB)
Bab 1_1309141_Adelia Dewi Damayanti_D3Kebidanan.pdf
Download (158kB)
Bab 2_1309141_Adelia Dewi Damayanti_D3Kebidanan.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (232kB)
Bab 3_1309141_Adelia Dewi Damayanti_BD3Kebidanan.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (167kB)
Bab 4_1309141_Adelia Dewi Damayanti_BD3Kebidanan.pdf
Download (169kB)
Bab 5_1309141_Adelia Dewi Damayanti_BD3Kebidanan.pdf
Download (132kB)
Daftar Pustaka _1309141_Adelia Dewi Damayanti_BD3Kebidanan.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (119kB)
Lampiran_1309141_Adelia Dewi Damayanti_D3Kebidanan.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
Abstract
Latar Belakang: Setelah melahirkan seorang wanita memerlukan nutrisi yang cukup untuk memulihkan kembali seluruh alat reproduksinya salah satunya yaitu penyembuhan luka jalan lahir. Faktor gizi terutama protein sangat mempengaruhi
proses penyembuhan luka perineum karena adanya proses penggantian jaringan. Tetapi salah satu faktor penghambat yang terjadi masyarakat adalah adanya perilaku pantang makanan setelah melahirkan.
Tujuan: Mengetahui hubungan antara perilaku makan dengan lama penyembuhan luka perineum pada ibu nifas di BPS Tutik Purwani Tahun 2012.
Metodologi Penelitian: Rancangan penelitian ini adalah analitik observasional dengan pendekatan cross sectional. Sampel dalam penelitian ini adalah 34 ibu nifas di BPS Tutik Purwani. Alat ukur adalah kuesioner dengan jumlah soal 20. Analisis dalam penelitian ini menggunakan uji statistik nonparameter Chi square (x2).
Hasil penelitian: Dari dari sebagian besar ibu yang berpantang makan, sebanyak 25 ibu nifas yang luka perineumnya belum sembuh (73,5%) dan sembuh hanya 1 ibu
(2,9%). Ibu tidak berpantang makan dengan kondisi luka belum sembuh sebanyak 5 orang ibu (14,7%) dan kondisi sembuh sebanyak 3 orang ibu (8,8%). Dari hasil uji statistik diketahui nilai X2 hitung adalah 6.674 dengan sig sebesar 0,033., X2 hitung > X2 tabel artinya Ho ditolak. Koefisien kontingensi 0,405, artinya keeratan dalam tingkat sedang.
Kesimpulan: Ada hubungan yang signifikan antara perilaku pantang makan dengan lama penyembuhan luka perineum di BPS Tutik Purwani Tahun 2012 dengan keeratan hubungan dalam tingkat sedang..
Saran: Diharapkan bidan memberikan KIE tentang gizi ibu nifas dengan menekankan agar ibu tidak berpantang makan, sehingga ibu mengetahui secara lebih lengkap pentingnya asupan gizi ibu nifas.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Pantang Makan, Luka Perineum |
| Subjects: | R Medicine > RG Gynecology and obstetrics, Midwifery |
| Divisions: | Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Medicine |
| Depositing User: | Yanti - - |
| Date Deposited: | 18 Jun 2026 03:59 |
| Last Modified: | 18 Jun 2026 04:01 |
| URI: | https:///id/eprint/4154 |
