Ana Nurhanida, - and Kholif Sholehah Indra Kurniasih, - (2025) Analisis Deksametason pada Jamu Pegel Linu Racikan yang Beredar di Kecamatan Wonosobo. Diploma thesis, Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta.
Judul_212205010_Ana Nurhanida_Farmasi.pdf.pdf
Download (395kB)
Abstrak_212205010_Ana Nurhanida_Farmasi.pdf.pdf
Download (159kB)
BAB I_212205010_Ana Nurhanida_Farmasi.pdf.pdf
Download (194kB)
BAB II_212205010_Ana Nurhanida_Farmasi.pdf.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (266kB)
BAB III_212205010_Ana Nurhanida_Farmasi.pdf.pdf
Download (240kB)
BAB IV_212205010_Ana Nanurhanida_Farmasi.pdf.pdf
Download (293kB)
BAB V_212205010_Ana Nanurhanida_Farmasi.pdf.pdf
Download (133kB)
Daftar Pustaka_212205010_Ana Nurhanida_Farmasi.pdf.pdf
Download (166kB)
Lampiran_212205010_Ana Nurhanida_Farmasi.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
Plagiasi 212205010_Ana Nurhanida_Farmasi.pdf
Download (4MB)
Abstract
Latar Belakang: Penggunaan jamu sebagai obat tradisional merupakan bagian dari budaya masyarakat Indonesia yang terus berkembang. Jamu pegal linu menjadi salah satu yang paling populer karena dipercaya lebih aman dibandingkan obat kimia. Namun, tingginya permintaan mendorong sebagian produsen menambahkan Bahan Kimia Obat (BKO) seperti deksametason untuk meningkatkan efektivitasnya. Menurut Peraturan Mentri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 006 Tahun 2012 diatur bahwa obat tradisional tidak diperbolehkan mengandung BKO.
Tujuan Penelitian: Untuk menganalisis kandungan deksametason dalam jamu pegal linu racikan yang beredar di depot jamu Kecamatan Wonosobo
Metode Penelitian: Penelitian ini dilakukan secara non eksperimental dengan Teknik pengambilan sampel purposive sampling. Sampel yang digunakan pada penelitian ini ada lima sampel jamu pegal linu yang diperoleh dari depot jamu di
Kecamatan Wonosobo. Analisis dilakukan secara kualitatif dengan scanning panjang gelombang maksimal dan uji warna dengan reagen asam sulfat (H2SO4) dan asam asetat anhidrat [(CH3CO)2O], sedangkan secara kuantitatif dengan spektrofotometri UV-Vis.
Hasil: Hasil penelitian diperoleh satu dari lima sampel jamu pegal linu yang positif mengandung deksametason yaitu sampel C yang dianalisis secara kualitatif dengan uji warna didapatkan 1 sampel positif mengandung steroid, yaitu sampel C karena terjadi perubahan warna dari warna kuning menjadi warna hijau tua dan scanning panjang gelombang maksimal dengan hasil 239 nm. Sedangkan secara kuantitatif dengan spektrofotometri UV-Vis diperoleh nilai kadar deksametason sampel C sebesar 0,1170 ± 0,04246 % b/v.
Kesimpulan: Berdasarkan hasil analisis kualitatif dan kuantitatif sampel C mengandung deksametason.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > RS Pharmacy and materia medica |
| Divisions: | Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Medicine |
| Depositing User: | Mrs Tiara DP |
| Date Deposited: | 18 Jun 2026 07:10 |
| Last Modified: | 18 Jun 2026 07:10 |
| URI: | https:///id/eprint/4184 |
