Ari Junianto, - and Afrizal Wahyu Darma Syahyeri, - (2025) Analisis Efektivitas Biaya (Cost-effectiveness Analysis) Terapi Kombinasi Dua Obat Antihipertensi pada Pasien Hipertensi Rawat Inap di RSUD Kota Yogyakarta. Diploma thesis, Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta.
Judul_212205015_Ari junianto_Farmasi.pdf
Download (508kB)
Abstrak_212205015_Ari junianto_Farmasi.pdf
Download (269kB)
BAB 1_212205015_Ari junianto_Farmasi.pdf
Download (249kB)
BAB 2_212205015_Ari junianto_Farmasi.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (399kB)
BAB 3_212205015_Ari junianto_Farmasi.pdf
Download (280kB)
BAB 4_212205015_Ari junianto_Farmasi.pdf
Download (359kB)
BAB 5_212205015_Ari junianto_Farmasi.pdf
Download (227kB)
Daftar pustaka_212205015_Ari junianto_Farmasi.pdf
Download (239kB)
Lampiran_212205015_Ari junianto_Farmasi.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
Plagiarisme_212205015_Ari junianto_Farmasi.pdf
Download (5MB)
Abstract
Latar Belakang: Hipertensi merupakan penyakit kronik yang membutuhkan pengobatan jangka panjang. Terapi kombinasi dua obat antihipertensi kerap digunakan untuk meningkatkan efektivitas pengobatan, namun hal ini dapat berdampak pada peningkatan biaya. Analisis efektivitas biaya diperlukan untuk menemukan pilihan terapi yang paling efisien dan efektif.
Tujuan Penelitian: Menganalisis efektivitas biaya dari terapi kombinasi dua obat antihipertensi berdasarkan parameter Mean Arterial Pressure (MAP) dan Length of Stay (LOS) pada pasien hipertensi rawat inap di RSUD Kota Yogyakarta.
Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan desain deskriptif noneksperimental dan pendekatan retrospektif dengan perspektif rumah sakit. Data diperoleh dari rekam medis. Efektivitas terapi dinilai berdasarkan parameter MAP
dan LOS, sedangkan efektivitas biaya dihitung menggunakan metode Average Cost Effectiveness Ratio (ACER) dan Incremental Cost Effectiveness Ratio (ICER).
Hasil Penelitian: Kombinasi obat antihipertensi yang paling cost-effective berdasarkan parameter MAP adalah ACEI + β-bloker dengan nilai ACER sebesar Rp. 127.044,-. Sedangkan berdasarkan parameter LOS, kombinasi β-bloker + Diuretik memiliki nilai ACER paling rendah sebesar Rp. 16.660,-. Kombinasi ARB + CCB direkomendasikan untuk menurunkan tekanan darah secara efisien, sementara β-Blocker + Diuretik lebih efisien dalam mengurangi lama rawat inap.
Kesimpulan: Terapi kombinasi dua obat antihipertensi yang cost effective berdasarkan parameter MAP adalah kombinasi ACEI + β-bloker dan berdasarkan parameter LOS adalah kombinasi β-bloker + Diuretik.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > RS Pharmacy and materia medica |
| Divisions: | Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Medicine |
| Depositing User: | Mrs Tiara DP |
| Date Deposited: | 18 Jun 2026 07:46 |
| Last Modified: | 18 Jun 2026 07:46 |
| URI: | https:///id/eprint/4196 |
