Ayu Septyorini Mulyadi, - and Mardiana Puji Lestari, - (2025) Analisis Hubungan Interaksi Obat Antidiabetik Oral Dengan Luaran Klinik Pada Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 Di Puskesmas Mlati 1. Diploma thesis, Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta.
Judul_212205018_Ayu Septyorini Mulyadi_Farmasi.pdf
Download (420kB)
Abstrak_212205018_Ayu Septyorini Mulyadi_Farmasi.pdf
Download (117kB)
Bab 1_212205018_Ayu Septyorini Mulyadi_Farmasi.pdf
Download (100kB)
Bab 2_212205018_Ayu Septyorini Mulyadi_Farmasi.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (272kB)
Bab 3_212205018_Ayu Septyorini Mulyadi_Farmasi.pdf
Download (108kB)
Bab 4_212205018_Ayu Septyorini Mulyadi_Farmasi.pdf
Download (245kB)
Bab 5_212205018_Ayu Septyorini Mulyadi_Farmasi.pdf
Download (26kB)
Daftar Pustaka_212205018_Ayu Septyorini Mulyadi_Farmasi.pdf
Download (184kB)
Lampiran_212205018_Ayu Septyorini Mulyadi_Farmasi.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
Plagiarisme_212205018_Ayu Septyorini Mulyadi_Farmasi.pdf
Download (5MB)
Abstract
Latar belakang: Diabetes Melitus (DM) tipe 2 merupakan penyakit kronis progresif yang membutuhkan pengobatan jangka panjang, sering kali dengan kombinasi antidiabetik oral. Penggunaan kombinasi terapi berisiko menimbulkan interaksi obat, yang dapat mempengaruhi keberhasilan pengendalian glikemik, salah satunya kadar gula darah puasa. Fenomena ini relevan mengingat tingginya jumlah pasien DM tipe 2 yang menjalani terapi kombinasi di Puskesmas Mlati 1.
Tujuan: Mengetahui hubungan antara interaksi obat antidiabetik oral dengan ketercapaian luaran klinik berupa gula darah puasa pada pasien DM tipe 2 di Puskesmas Mlati 1.
Metode: Penelitian ini menggunakan desain observasional retrospektif dengan teknik total sampling pada 81 pasien DM tipe 2 instalasi rawat jalan. Data diperoleh dari rekam medis periode Januari-Desember 2024. Identifikasi interaksi obat dilakukan menggunakan drugs.com, sedangkan analisis statistik dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji chi-square
Hasil: Sebanyak 85,2% pasien mengalami interaksi obat dengan tingkat keparahan moderat yaitu 88,1% dan 54,3% pasien tidak mencapai target kadar gula darah puasa. Analisis menggunakan uji chi-square diperoleh hasil nilai p=0,027 (ρ<0,05).
Kesimpulan: Terdapat hubungan bermakna antara hubungan intraksi obat antidiabetik oral dengan luaran klinik pada pasie DM tipe 2 di Puskesmas Mlati 1
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > RS Pharmacy and materia medica |
| Divisions: | Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Medicine |
| Depositing User: | Mrs Tiara DP |
| Date Deposited: | 18 Jun 2026 08:05 |
| Last Modified: | 18 Jun 2026 08:05 |
| URI: | https:///id/eprint/4200 |
