Citalantik Gunarti, - and Nanda Tsalasani Zulfaidah, - (2025) Formulasi Sediaan Gel Facial Wash Ekstrak Bunga Rosella (Hibiscus Sabdariffa L.) Dengan Variasi HPMC Sebagai Gelling Agent. Diploma thesis, Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta.
Judul_212205022_Citalantik Gunarti_Farmasi.pdf
Download (597kB)
Abstrak_212205022_Citalantik Gunarti_Farmasi.pdf
Download (248kB)
Bab 1_212205022_Citalantik Gunarti_Farmasi.pdf
Download (260kB)
Bab 2_212205022_Citalantik Gunarti_Farmasi.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (397kB)
Bab 3_212205022_Citalantik Gunarti_Farmasi.pdf
Download (326kB)
Bab 4_212205022_Citalantik Gunarti_Farmasi.pdf
Download (430kB)
Bab 5_212205022_Citalantik Gunarti_Farmasi.pdf
Download (222kB)
Daftar Pustaka_212205022_Citalantik Gunarti_Farmasi.pdf
Download (218kB)
Lampiran_212205022_Citalantik Gunarti_Farmasi.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (4MB)
Plagiarisme_212205022_Citalantik Gunarti_Farmasi.pdf
Download (4MB)
Abstract
Latar Belakang: Bunga rosella (Hibiscus sabdariffa L.) mengandung senyawa flavonoid yang mempunyai efek farmakologis sebagai antibakteri. Kandungan flavonoid yaitu senyawa antosianin pada bunga rosella sebagai penghambat
pertumbuhan bakteri penyebab jerawat. Selain dari tumbuhan, antibakteri juga dapat diformulasikan dalam bentuk sediaan farmasi seperti gel facial wash. Gel facial wash merupakan sediaan pembersih wajah dalam bentuk gel. Untuk menghasilkan gel yang baik, dibutuhkan bahan pembentuk gel. Salah satu bahan pembentuk gel yang digunakan adalah HPMC.
Tujuan Penelitian: Membuat gel facial wash dari ekstrak bunga rosella dengan variasi konsentrasi HPMC dan mengevaluasi pengaruhnya terhadap sifat fisik.
Metode Penelitian: Ekstrak bunga rosella diperoleh dengan metode maserasi selama lima hari, kemudian dilakukan pengentalan dan skrining fitokimia. Gel facial wash dibuat dengan konsentrasi HPMC 2%, 4%, dan 6%. Evaluasi dilakukan
terhadap organoleptis, pH, homogenitas, daya sebar, viskositas dan tinggi busa.
Hasil Penelitian: Evaluasi pH pada ketiga formula menunjukkan nilai rata-rata sebesar 5,57; 5,17; dan 5,73 dengan koefisien variasi (CV) <5%. Daya sebar masing-masing adalah 7,5; 5,3; dan 4,7 cm dengan CV <5%. Viskositas yang
diperoleh berturut-turut sebesar 3.840; 21.893,33; dan 41.546,67 cP dengan CV <5%. Tinggi busa berada dalam rentang 5 hingga 5,53 cm dengan CV <5%.
Kesimpulan: Ekstrak bunga rosella dapat dibuat dalam sediaan gel facial wash dengan variasi konsentrasi HPMC. Variasi konsentrasi HPMC mempengaruhi pH, Viskositas, Daya Sebar, dan Tinggi Busa. Kenaikan konsentrasi HPMC dapat meningkatkan Viskositas.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > RS Pharmacy and materia medica |
| Divisions: | Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Medicine |
| Depositing User: | Mrs Tiara DP |
| Date Deposited: | 18 Jun 2026 14:58 |
| Last Modified: | 18 Jun 2026 14:58 |
| URI: | https:///id/eprint/4214 |
