Ersa Elviera Ririhena, - and Niken Larasati, - (2025) Penilaian Mutu Pengelolaan Obat Di Puskesmas Gamping 1 Kabupaten Sleman (Studi Kasus Tahap Perencanaan, Penyimpanan, Pencatatan Pelaporan). Diploma thesis, Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta.
Judul_212205031_Ersa Elviera Ririhena_Farmasi.pdf
Download (907kB)
Abstrak_212205031_Ersa Elviera Ririhena_Farmasi.pdf
Download (11kB)
Bab 1_212205031_Ersa Elviera Ririhena_Farmasi.pdf
Download (37kB)
Bab 2_212205031_Ersa Elviera Ririhena_Farmasi.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (178kB)
Bab 3_212205031_Ersa Elviera Ririhena_Farmasi.pdf
Download (286kB)
Bab 4_212205031_Ersa Elviera Ririhena_Farmasi.pdf
Download (437kB)
Bab 5_212205031_Ersa Elviera Ririhena_Farmasi.pdf
Download (6kB)
Daftar Pustaka_212205031_Ersa Elviera Ririhena_Farmasi.pdf
Download (228kB)
Lampiran_212205031_Ersa Elviera Ririhena_Farmasi.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB)
Plagiarisme_212205031_Ersa Elviera Ririhena_Farmasi.pdf
Download (7MB)
Abstract
Latar Belakang: Pengelolaan obat merupakan bagian penting dari pelayanan kefarmasian di puskesmas. Tahapan untuk menjaga ketersediaan dan kualitas obat yaitu perencanaan, penyimpanan, dan pencatatan pelaporan. Bila tahapan tersebut
tidak efektif akan mengakibatkan masalah pada ketersedian obat seperti obat rusak dan menumpuk yang bisa menyebabkan obat kedaluwarsa, sehingga menimbulkan stok obat kosong yang akan merugikan puskesmas.
Tujuan Penelitian: Tujuan penelitian ini adalah mengetahui kesesuaian mutu pengelolaan obat tahap perencanaan, penyimpanan, pencatatan pelaporan di Puskesmas Gamping 1 Kabupaten Sleman.
Metode Penelitian: Penelitian ini termasuk dalam penelitian non-eksperimental dengan pendekatan kuantitatif deskriptif
Hasil Penelitian: Pada tahap perencanaan di Puskesmas Gamping 1 Kabupaten Sleman, indikator kesesuaian item dengan Fornas 84%, ketepatan item perencanaan obat 82% dan ketepatan jumlah perencanaan 132%. Pada tahap penyimpanan obat, indikator penyimpanan sesuai bentuk sediaan 100%, penyimpanan sesuai suhu 100%, penyimpanan narkotika dan psikotropika 85,71%, tempat penyimpanan obat bebas kontaminan 100%, penataan memperhatikan FEFO 100%, penyimpanan obat high-alert 21,43%, dan penyimpanan obat LASA 80%. Pada tahap pencatatan pelaporan indikator kesesuaian jumlah fisik 93%.
Kesimpulan: Pada penelitian ini terdapat beberapa indikator yang belum memenuhi standar antara lain pada indikator tahap perencanaan yaitu kesesuaian item dengan Fornas, dan ketepatan perencanaan obat. Selain itu, indikator penyimpanan obat yaitu penyimpanan narkotika dan psikotropika, obat high-alert, dan obat LASA. Pada indikator tahap pencatatan pelaporan yaitu kesesuaian jumlah fisik obat.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > RS Pharmacy and materia medica |
| Divisions: | Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Medicine |
| Depositing User: | Mrs Tiara DP |
| Date Deposited: | 18 Jun 2026 15:57 |
| Last Modified: | 18 Jun 2026 15:57 |
| URI: | https:///id/eprint/4222 |
