Afri Kurniasari, - and Paulus Subiyanto, - (2011) HUBUNGAN LAMA HEMODIALISA DENGAN TINGKAT KECEMASAN PASIEN PENYAKIT GAGAL GINJAL KLONIK YANG MENJALANI HEMODIALISA DI UNIT HEMODIALISA RSUD WATES. Masters thesis, Universitas Jendaral Achmad Yani Yogyakarta.
Judul-Daftar Isi_Afri Kurniasari_3207001_1.pdf
Download (230kB)
Abstract -intisari_Afri Kurniasari_3207001_2.pdf
Download (29kB)
Bab I_Afri Kurniasari_3207001_3.pdf
Download (28kB)
Bab II_Afri Kurniasari_3207001_4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (136kB)
Bab III_Afri Kurniasari_3207001_5.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (97kB)
Bab IV_Afri Kurniasari_3207001_6.pdf
Download (53kB)
Bab V_Afri Kurniasari_3207001_7.pdf
Download (19kB)
Daftar Pustaka_Afri Kurniasari_3207001_8.pdf
Download (17kB)
Lampiran_Afri Kurniasari_3207001_9.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (24MB)
Abstract
Latar Belakang : Penyakit GGK dengan terapi hemodialisa di Indonesia dan umumnya negara berkembang tidak hanya merupakan masalah aspek medis saja, tetapi menyangkut aspek-aspek psikologis. Masalah psikologi yang penting yang ditemukan pada pasien penyakit GGK yang menjalani hemodialisa adalah depresi, dimensia, pemakaian obat-obatan, alkohol, kecemasan dan gangguan kepribadian. Berdasarkan hasil studi pendahuluan di Unit Hemodialisa RSUD Wates memperlihatkan bahwa seluruh pasien penderita GGK yang menjalani hemodialisa mengalami kecemasan. Tujuan Penelitian : Untuk mengetahui hubungan antara lama hemodialisa dengan tingkat kecemasan pasien GGK yang menjalani hemodialisa di Unit Hemodialisa RSUD Wates. Metode Penelitian : Jenis penelitian ini menggunakan penelitian deskripsitif kuantitatif korelasional. Populasi penelitian ini adalah semua pasien GGK yang menjalani terapi Hemodialisa di Unit Hemodialisa RSUD Wates dengan teknik pengambilan sampel accidental sampling. Pengumpulan data menggunakan kuisioner dengan analisis data secara deskriptif dan uji somers’d (somers’d test). Hasil Penelitian : Karakteristik responden yang menjalani hemodialisa di Unit Hemodialisa RSUD Wates mayoritas berusia 44 – 53 tahun yaitu 10 orang (33,3%), berdasarkan jenis kelamin mayoritas adalah laki-laki yaitu 20 orang (66,7%), mayoritas responden bekerja sebagai petani yaitu 10 orang (33,3%), lama hemodialisa mayoritas responden < 24 bulan yaitu 19 orang (66,3%), serta mayoritas responden memliki tingkat kecemasan dalam kategori ringan yaitu 22 orang (73,3%).Hasil analisis menggunakan Somers’d test (uji Somers’d) menunjukkan ada hubungan signifikan antara lama hemodialisa dengan tingkat kecemasan pasien gagal ginjal kronik (GGK) karena nilai Approx. sig sebesar 0,013 < α = 5% dengan arah hubungan positif sebesar 0,401, yang artinya bahwa semakin cepat hemodialisa dilakukan, maka semakin ringan tingkat kecemasan yang dirasakan responden, begitu sebaliknya dan secara statistik adalah bermakna. Kesimpulan : Ada hubungan antara lama hemodialisa dengan tingkat kecemasan pasien GGK yang menjalani hemodialisa di Unit Hemodialisa RSUD Wates dan secara statistik adalah bermakna.
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | lama hemodialisa, tingkat kecemasan, pasien gagal ginjal kronik |
| Subjects: | R Medicine > RT Nursing |
| Divisions: | Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Medicine |
| Depositing User: | Erna Fitri Widayati |
| Date Deposited: | 25 Jun 2026 08:20 |
| Last Modified: | 25 Jun 2026 08:20 |
| URI: | https:///id/eprint/4247 |
