Sumarsih, - and Paulus Subiyanto, - (2012) FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI DOKUMENTASI ASUHAN KEPERAWATAN DI INSTALASI BEDAH SENTRAL RSUD PANEMBAHAN SENOPATI BANTUL. Masters thesis, Universitas Jenderal Achmad Yani Yogykarta.
Judul-Daftar Isi_Sumarsih_32105014_1.pdf
Download (682kB)
Intisari_Abstract_Sumarsih_32105014_2.pdf
Download (97kB)
Bab I_Sumarsih_32105014_3.pdf
Download (84kB)
Bab II_Sumarsih_32105014_4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (255kB)
Bab III_Sumarsih_32105014_5.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (94kB)
Bab IV_Sumarsih_32105014_6.pdf
Download (187kB)
Bab V_Sumarsih_32105014_7.pdf
Download (13kB)
Daftar Pustaka_Sumarsih_32105014_8.pdf
Download (52kB)
Lampiran_Sumarsih_32105014_9.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
Abstract
Latar belakang : Upaya peningkatan derajat kesehatan secara optimal menuntut profesi keperawatan mengembangkan mutu pelayanan yang professional melalui pendokumentasian asuhan keperawatan yang lengkap. Pendokumentasian asuhan keperawatan merupakan hal yang sangat penting, namun dalam praktiknya masih banyak hambatan-hambatan yang mengakibatkan pendokumentasian belum sempurna. Hal ini menyebabkan rendahnya mutu asuhan keperawatan dan masih banyak lagi faktor-faktor yang mempengaruhi pelaksanaan pendokumentasian asuhan keperawatan. Tujuan Penelitian : Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi pelaksanaan pendokumentasian asuhan keperawatan di Instalasi Bedah Sentral RSUD Panembahan Senopati Bantul. Metode Penelitian : Penelitian ini adalah menggunakan pendekatan kualitatif, kuantitatif dengan teknik wawancara mendalam (indepth interview) dan observasi dokumen. Obyek penelitian berupa dokumentasi asuhan keperawatan yang diisi oleh 7 partisipan. Hasil Penelitian : Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pengisian dokumentasi asuhan keperawatan rata-rata 64,52% yang termasuk kategori cukup lengkap. Hasil wawancara mendalam menunjukkan bahwa dengan pendidikan D III Keperawatan, perawat merasa tidak kesulitan tetapi dokumentasinya ada yang tidak lengkap. Perawat kamar operasi yang pernah mengikuti pelatihan hasil pendokumentasiannya hampir sama dengan perawat yang belum mengikuti pelatihan. Form terlalu banyak dan penulisan yang berulang-ulang. Disisi lain perawat mengungkapkan bahwa tidak ada kebijakan dari atasan yang mendukung dalam pendokumentasian, organisasi profesi yang kurang aktif dan berinovasi, dan tidak adanya diskusi dari kepala ruangan tentang pelaksanaan dokumentasi. Selain itu perawat juga mengatakan bahwa masih kekurangan waktu karena banyaknya item yang harus diisi, waktu terbatas dan cepat. Kegunaan dokumentasi diketahui oleh perawat akan tetapi pelaksanaan dokumentasi belum dapat dilakukan dengan lengkap. Sedangkan perawat mempunyai motivasi untuk melaksanakan pendokumentasian asuhan keperawatan jika ada punishment, reward, formatnya simpel dan pembagian tugas yang jelas. Kesimpulan : Hasilnya bahwa format yang dirasakan kurang simpel, kurangnya monitoring tentang kelengkapan dokumentasi asuhan keperawatan dari Kepala Ruangan, beban kerja yang dirasakan lebih tinggi dari tenaga yang tersedia sehingga partisipan mengalami keterbatasan waktu dalam melakukan pendokumentasian, tidak ada reward dan punishment yang jelas dan partisipan perempuan mempunyai kecenderungan dokumentasinya lebih lengkap dari pada partisipan laki-laki.
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Faktor-faktor, pendokumentasian, asuhan keperawatan, IBS |
| Subjects: | R Medicine > RT Nursing |
| Divisions: | Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Medicine |
| Depositing User: | Erna Fitri Widayati |
| Date Deposited: | 29 Jun 2026 07:21 |
| Last Modified: | 29 Jun 2026 07:21 |
| URI: | https:///id/eprint/4299 |
