Anggit Prakasiwi, - and Ida Nursanti, - (2012) GAMBARAN PELAKSANAAN PROGRAM DETEKSI DINI TUMBUH KEMBANG ANAK BALITA DENGAN METODE KUESIONER PRA -SKRINING PERKEMBANG (KPSP) DI PUSKESMAS MANTRIJERON YOGYAKARTA. Masters thesis, Universitas Jenderal Achmad Yani Yogykarta.
JUDUL-DAFTAR PUSTAKA_Anggit Prakasiwi_3208032_1.pdf
Download (359kB)
INTISARI-ABSTRAK_Anggit Prakasiwi_3208032_2.pdf
Download (89kB)
BAB I_Anggit Prakasiwi_3208032_3.pdf
Download (102kB)
BAB II_Anggit Prakasiwi_3208032_4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (169kB)
BAB III_Anggit Prakasiwi_3208032_5.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (138kB)
BAB IV_Anggit Prakasiwi_3208032_6.pdf
Download (259kB)
BAB V_Anggit Prakasiwi_3208032_7.pdf
Download (12kB)
DAFTAR PUSTAKA_Anggit Prakasiwi_3208032_8.pdf
Download (17kB)
LAMPIRAN_Anggit Prakasiwi_3208032_9.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (6MB)
Abstract
INTISARI Latar Belakang : Anak memiliki suatu ciri khas yaitu selalu tumbuh dan berkembang dimulai dari proses konsepsi sampai berakhirnya masa tua atau lansia. Mempelajari tumbuh kembang mempunyai tujuan mengetahui dan memahami proses pertumbuhan dan perkembangan sejak konsepsi sampai dewasa agar dapat mendeteksi kelainan yang terjadi pada proses pertumbuhan dan perkembangan dan segera dapat mengatasi permasalahannya. Pelayanan SDIDTK (Stimulasi Deteksi dan Intervensi Dini Tumbuh Kembang) dilakukan sebagai deteksi dini pada pertumbuhan (status gizi normal, kurang-buruk, makrocephali dan mikrocephali), perkembangan (kelambatan perkembangan, gangguan daya lihat dan daya dengar), gangguan mental emosional, autisme, hiperaktivitas dan gangguan pemusatan perhatian. Pelayanan SDIDTK (Stimulasi Deteksi dan Intervensi Dini Tumbuh Kembang) menjadi sangat penting karena kelainan tumbuh kembang yang dideteksi secara dini akan mendapatkan intervensi yang sesuai. Kelainan tumbuh kembang yang terlambat dideteksi dan diintervensi dapat mengakibatkan kemunduran perkembangan anak dan berkurangnya efektivitas terapi. Tujuan Penelitian : Diketahuinya pelaksanaan program SDIDTK anak balita dengan metode Kuesioner Pra-Skrining Perkembangan (KPSP) di Puskesmas Mantrijeron Yogyakarta. Metode Penelitian : Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif non analitik dan menggunakan metode Kuantitatif dengan cross sectional . Jumlah sampel yang digunakan adalah 3 responden yang merupakan bidan di Puskesmas Mantrijeron Yogyakarta. Analisis data yang digunakan univariant menggunakan rumus prosentase. Hasil Penelitian : 1) Seluruh bidan Puskesmas Mantrijeron telah melaksanakan program deteksi dini tumbuh kembang anak balita dengan metode Kuesioner Pra Skrinning Perkembangan dengan baik yaitu sebanyak 3 orang (100%). 2) Insidensi bayi dan balita yang tingkat tumbuh kembangnya sesuai adalah sebanyak 2077 balita (88%), tumbuh kembang meragukan adalah sebanyak 236 balita (10%) dan tumbuh kembang penyimpangan adalah sebanyak 47 balita (2%). 3) Hambatan dan permasalahan yang dihadapi Puskesmas Mantrijeron dalam program deteksi dini tumbuh kembang anak adalah perilaku kesehatan masyarakat kurang baik, serta kurangnya tenaga kesehatan dalam pelaksanaan program deteksi dini tumbuh kembang anak khususnya bidan. Kesimpulan dan saran : Seluruh bidan di Puskesmas Mantrijeron telah melaksanakan deteksi dini tumbuh kembang balita dengan Metode KPSP dengan baik yang telah terbukti secara statistik dan di dukung dengan data kualitatif. Peneliti selanjutnya diharapkan menambahkan variabel dalam penelitiannya karena penelitian ini hanya gambaran pelaksanaan programnya saja tanpa meneliti sebab atau akibatnya terhadap masyarakat luas jika pelaksanaan program tersebut kurang memenuhi standar dari Dinas Kesehatan.
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Tumbuh kembang balita, deteksi dini tumbuh kembang anak |
| Subjects: | R Medicine > RT Nursing |
| Divisions: | Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Medicine |
| Depositing User: | Erna Fitri Widayati |
| Date Deposited: | 01 Jul 2026 08:53 |
| Last Modified: | 01 Jul 2026 08:53 |
| URI: | https:///id/eprint/4333 |
