Nisrina Camiliya Hardi, - and Dwi Eni Danarsih, - (2025) KADAR TROMBOSIT PASIEN SEBELUM DAN SESUDAH TRANSFUSI THROMBOCYTE CONCENTRATE DI RSUD KOTA YOGYAKARTA TAHUN 2024. Diploma thesis, Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta.
Judul_221206036_Nisrina Camiliya Hardi_TBD.pdf
Download (667kB)
Abstrak_221206036_Nisrina Camiliya Hardi_TBD.pdf
Download (30kB)
BAB 1_221206036_Nisrina Camiliya Hardi_TBD.pdf
Download (42kB)
BAB 2_221206036_Nisrina Camiliya Hardi_TBD.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (147kB)
BAB 3_221206036_Nisrina Camiliya Hardi_TBD.pdf
Download (117kB)
BAB 4_221206036_Nisrina Camiliya Hardi_TBD.pdf
Download (144kB)
BAB 5_221206036_Nisrina Camiliya Hardi_TBD.pdf
Download (27kB)
Daftar Pustaka_221206036_Nisrina Camiliya Hardi_TBD.pdf
Download (167kB)
Judul_221206036_Nisrina Camiliya Hardi_TBD.pdf
Download (667kB)
Lampiran_221206036_Nisrina Camiliya Hardi_TBD.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
Plagiarisme_221206036_Nisrina Camiliya Hardi_TBD.pdf
Download (1MB)
Abstract
Latar Belakang: Trombositopenia adalah suatu kondisi medis yang ditandai oleh rendahnya jumlah trombosit dalam darah dan sering kali membutuhkan transfusi Thrombocyte Concentrate (TC) untuk mencegah komplikasi perdarahan. Di RSUD Kota Yogyakarta tingkat pemakaian TC relatif tinggi sebanyak 1.125 kantong di tahun 2023 dan sebanyak 1.105 kantong di tahun 2024, namun belum ada penelitian terdahulu mengenai efektivitasnya terhadap peningkatan kadar trombosit.
Tujuan Penelitian: Mengetahui gambaran kadar trombosit pada pasien trombositopenia sebelum dan sesudah transfusi TC di RSUD Kota Yogyakarta tahun 2024.
Metode Penelitian: Penelitian deskriptif kuantitatif menggunakan data sekunder. Sampel sebanyak 48 pasien trombositopenia yang menerima transfusi TC selama tahun 2024.
Hasil Penelitian: Mayoritas pasien berusia dewasa (19-59 tahun) sebanyak 24 orang (50%), berjenis kelamin laki-laki berjumlah 26 orang (54,2%), bergolongan darah O rhesus positif sebanyak 19 orang (39,6%), dan memiliki diagnosa terbanyak yaitu anemia 14 orang (29,2%). Rata-rata kadar trombosit sebelum transfusi adalah 24.000/uL dan meningkat menjadi 54.000/uL setelah transfusi TC. Sebanyak 45 pasien (93,75%) mengalami peningkatan kadar trombosit, sedangkan 3 pasien (6,25%) mengalami penurunan.
Kesimpulan: Transfusi TC paling sering terjadi pada pasien trombositopenia dengan usia dewasa, berjenis kelamin laki-laki, golongan darah O rhesus positif dan berdiagnosa anemia. Transfusi TC pada pasien trombositopenia di RSUD Kota Yogyakarta terbukti efektif, ditunjukan dengan 93,75% pasien mengalami peningkatan setelah menerima transfusi.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Trombositopenia, Kadar Sebelum dan Sesudah, Transfusi Thrombocyte Concentrate, RSUD kota Yogyakarta |
| Subjects: | R Medicine > RB Blood Bank Technology |
| Divisions: | Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Medicine |
| Depositing User: | Pustakawan - Unjaya |
| Date Deposited: | 22 Jun 2026 03:41 |
| Last Modified: | 22 Jun 2026 03:41 |
| URI: | https:///id/eprint/4412 |
