Erviani Elista, - and Ekawati, - (2014) ERAN KADER POSYANDU DALAM UPAYA PENINGKATAN STATUS GIZI BALITA DI RW 11 GOWONGAN KECAMATAN JETIS KOTA YOGYAKARTA. Diploma thesis, Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta.
Judul_1310144_Erviani Elista_D3 Kebidanan.pdf
Download (868kB)
Abstrak_1310144_Erviani Elista_D3 Kebidanan.pdf
Download (91kB)
BAB I_1310144_Erviani Elista_D3 Kebidanan.pdf
Download (67kB)
BAB II_1310144_Erviani Elista_D3 Kebidanan.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (116kB)
BAB III_1310144_Erviani Elista_D3 Kebidanan.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (69kB)
BAB IV_1310144_Erviani Elista_D3 Kebidanan.pdf
Download (225kB)
BAB V_1310144_Erviani Elista_D3 Kebidanan.pdf
Download (86kB)
Daftar Pustaka_1310144_Erviani Elista_D3 Kebidanan.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (86kB)
Lampiran_1310144_Erviani Elista_D3 Kebidanan.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (3MB)
Abstract
Latar Belakang Masalah : Berdasarkan laporan dari Dinas Kesehatan Yogyakarta cakupan di DIY tahun 2012 mencapai 78,9%(Target nasional 70%). Cakupan tertinggi pada kabupaten Gunung Kidul (83,1%) dan terendah pada kota Yogyakarta (74,3%). Jumlah kasus gizi buruk yang ditemukkan dan ditangani di DIY 291 kasus. Jumlah tertinggi adalah Yogyakarta 141 kasus, sedangkan terendah adalah Gunung Kidul 3 kasus. Hal ini berarti kasus gizi buruk masih banyak terjadi di provinsi DIY.
Tujuan : Diketahuinya peran kader posyandu dalam upaya peningkatan status gizi balita di Rw 11 Gowongan, Kecamatan Jetis Yogyakarta tahun 2013 dan diketahuinya status gizi balita di Rw 11 Gowongan Kecamatan Jetis Kota Yogyakarta.
Metode : Menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Sampel dalam penelitian ini diambil dengan menggunakan tehnik purposive sampling, sebanyak 7 orang. Metode pengumpulan data menggunakan dokumentasi, wawancara dan observasi. Teknik analisis data menggunakan teknik analisis interaktif yang terdiri dari reduksi data, penyajian data dan pengambilan kesimpulan.
Hasil : Berdasarkan hasil wawancara dengan 7 kader dan 6 ibu balita bahwa status gizi balita di Rw 11 Gowongan sudah meningkat. Peran kader posyandu dalam upaya peningkatan status gizi balita di RW 11 Gowongan Kecamatan Jetis sebagian besar dalam kategori baik sebanyak 6 kader (85,71%), sedangkan sisanya dalam kategori cukup yaitu sebanyak 1 kader (14,28%).
Kesimpulan dan Saran: Peran kader posyandu dalam upaya peningkatan status gizi balita di RW 11 Gowongan Kecamatan Jetis sebagian besar dalam kategori cukup sebanyak 6 kader (85,71%). Kader posyandu disarankan agar dapat memahami bagaiman peran dan tugas sebagai kader, kader posyandu harus mendapatkan pelatihan dari tenaga kesehatan.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Peran kader posyandu, Status gizi balita |
| Subjects: | R Medicine > RG Gynecology and obstetrics, Midwifery |
| Divisions: | Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Medicine |
| Depositing User: | Pustakawan - Unjaya |
| Date Deposited: | 23 Jun 2026 01:48 |
| Last Modified: | 23 Jun 2026 01:48 |
| URI: | https:///id/eprint/4464 |
