Gabrial Sinta Septiyawati, - and Alfie Ardiana Sari, - (2014) GAMBARAN KENAIKAN BERAT BADAN PADA AKSEPTOR KB SUNTIK DMPA DI BPS YULIA KRISTIANI TEMPEL SLEMAN YOGYAKARTA. Diploma thesis, Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta.
Judul_1311023_Gabrial Sinta Septiyawati_D3 Kebidanan.pdf
Download (390kB)
Abstrak_1311023_Gabrial Sinta Septiyawati_D3 Kebidanan.pdf
Download (57kB)
BAB I_1311023_Gabrial Sinta Septiyawati_D3 Kebidanan.pdf
Download (82kB)
BAB II_1311023_Gabrial Sinta Septiyawati_D3 Kebidanan.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (79kB)
BAB III_1311023_Gabrial Sinta Septiyawati_D3 Kebidanan.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (54kB)
BAB IV_1311023_Gabrial Sinta Septiyawati_D3 Kebidanan.pdf
Download (52kB)
BAB V_1311023_Gabrial Sinta Septiyawati_D3 Kebidanan.pdf
Download (36kB)
Daftar Pustaka_1311023_Gabrial Sinta Septiyawati_D3 Kebidanan.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (53kB)
Lampiran_1311023_Gabrial Sinta Septiyawati_D3 Kebidanan.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
Abstract
Latar Belakang : Survey Demografi dan kesehatan Indonesia (SDKI) memperlihatkan proporsi peserta KB yang terbanyak adalah suntik (85,6%), (BKKBN, 2012). Banyak hal yang mempengaruhi akseptor dalam memilih alat kontrasepsi antara lain adalah pertimbangan medis, latar belakang sosial budaya, sosial ekonomi, pengetahuan, pendidikan, dan jumlah anak yang diinginkan. Disamping itu adanya efek samping yang merugikan dari suatu alat kontrasepsi juga mempengaruhi bertambah atau berkurangnya akseptor suatu alat kontrasepsi (Depkes RI, 2008). Efek samping utama bagi beberapa akseptor suntik DMPA adalah kenaikan berat badan. Tujuan Penelitian : Untuk gambaran kenaikan berat badan pada akseptor KB suntik DMPA di BPS Yulia Kristiani Tempel Sleman tahun 2014. Metode Penelitian : Jenis penelitian deskriptif. Sampel diambil dengan teknik Purposive sampling, sehingga diperoleh jumlah sampel sebanyak 39 akseptor KB suntik DMPA. Instrumen penelitian adalah kuesioner dan hasil penelitian dianalisis dengan distribusi frekuensi relatif atau prosentase. Hasil Penelitian : Rata-rata berat badan akseptor KB suntik DMPA sebelum menggunakan kontrasepsi sebesar 49,37. Rata-rata selisih berat badan setelah penggunaan pada akseptor KB suntik DMPA di BPM Yulia Kristiani Tempel Sleman sebesar 3,24. Berat badan akseptor KB suntik DMPA sebagian besar naik sebanyak 32 orang (82,1%). Kesimpulan : Berat badan akseptor KB suntik DMPA di BPM Yulia Kristiani Tempel Sleman mengalami kenaikan. Dalam memberikan konseling kepada akseptor KB bidan hendaknya lebih menekankan pada efek samping perubahan berat badan pada penggunaan kontrasepsi suntik DMPA.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Kenaikan berat badan, akseptor KB suntik DMPA |
| Subjects: | R Medicine > RG Gynecology and obstetrics, Midwifery |
| Divisions: | Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Medicine |
| Depositing User: | Pustakawan - Unjaya |
| Date Deposited: | 23 Jun 2026 04:33 |
| Last Modified: | 23 Jun 2026 04:33 |
| URI: | https:///id/eprint/4497 |
