Nanik Velita, - and Tyas Ning Yuni Astuti Anggraini, - (2014) GAMBARAN STATUS GIZI PADA BALITA RIWAYAT BERAT BAYI LAHIR RENDAH DI DESA POTORONO WILAYAH KERJA PUSKESMAS BANGUNTAPAN I BANTUL YOGYAKARTA TAHUN 2014. Diploma thesis, Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta.
Judul_1311073_Nanik Velita_D3 Kebidanan.pdf
Download (178kB)
Abstrak_1311073_Nanik Velita_D3 Kebidanan.pdf
Download (23kB)
BAB I_1311073_Nanik Velita_D3 Kebidanan.pdf
Download (36kB)
BAB II_1311073_Nanik Velita_D3 Kebidanan.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (148kB)
BAB III_1311073_Nanik Velita_D3 Kebidanan.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (86kB)
BAB IV_1311073_Nanik Velita_D3 Kebidanan.pdf
Download (95kB)
BAB V_1311073_Nanik Velita_D3 Kebidanan.pdf
Download (25kB)
Daftar Pustaka_1311073_Nanik Velita_D3 Kebidanan.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (56kB)
Lampiran_1311073_Nanik Velita_D3 Kebidanan.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
Abstract
Latar Belakang: Gizi secara lebih luas akan terkait dengan potensi ekonomi karena gizi berkaitan dengan perkembangan otak, kemampuan belajar, dan produktivitas kerja. Bayi yang lahir dengan berat badan lahir rendah umumnya akan mengalami kehidupan masa depan yang kurang baik (Elfrindi dkk, 2011). Di Indonesia pada tahun 2007 prevalensi gizi kurang pada balita memberikan gambaran fluktuatif dari 18,4% menurun menjadi 17,9% pada tahun 2010 kemudian meningkat menjadi 19,6% pada tahun 2013 (Riskesdas, 2013).
Tujuan: Mengetahui gambaran status gizi pada balita riwayat berat bayi lahir rendah di Desa Potorono wilayah kerja Puskesmas Banguntapan I tahun 2014.
Metode Penelitian: Jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan survey. Sampel diambil dengan teknik accidental sampling, sehingga diperoleh jumlah sampel sebanyak 35 balita riwayat berat bayi lahir rendah. Instrumen penelitian adalah angket. Hasil penelitian dianalisis dengan distribusi frekuensi relative atau prosentase.
Hasil penelitian: Karakteristik responden sebagian besar adalah laki-laki sebanyak 20 orang (57,1%), usia responden sebagian besar adalah 25-36 bulan sebanyak 13 orang (37,1%), sebagian responden tidak mengkonsumsi ASI Eksklusif sebanyak 27 orang (77,1%), ekonomi sebagian besar responden adalah rendah sebanyak 20 orang (57,1%), penyakit yang sering diderita paling banyak adalah diare sebanyak 21 orang (60%). Status gizi balita riwayat berat bayi lahir rendah sebagian besar adalah kurang sebanyak 17 orang (48,6%), tidak mengkonsumsi ASI Eksklusif dengan status gizi kurang sebanyak 13 orang (37,1%), ekonomi rendah dengan status gizi kurang sebanyak 14 orang (40%), penyakit yang sering diderita diare dengan status gizi kurang sebanyak 11 orang (31,4%).
Kesimpulan: Status gizi balita riwayat berat bayi lahir rendah di Desa Potorono sebagian besar adalah kurang.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Status Gizi, Berat Bayi Lahir Rendah |
| Subjects: | R Medicine > RG Gynecology and obstetrics, Midwifery |
| Divisions: | Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Medicine |
| Depositing User: | Pustakawan - Unjaya |
| Date Deposited: | 23 Jun 2026 08:27 |
| Last Modified: | 23 Jun 2026 08:27 |
| URI: | https:///id/eprint/4530 |
