Faradyah Yusviandari, - and Endang Rostiati, - (2014) GAMBARAN TINGKAT PENGETAHUAN AKSEPTOR KB IMPLANT TENTANG EFEK SAMPING IMPLANT DI PUSKESMAS DLINGO I BANTUL YOGYAKARTA. Diploma thesis, Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta.
Judul_1311087_Faradyad Yusviandari_D3 Kebidanan.pdf
Download (447kB)
Abstrak_1311087_Faradyad Yusviandari_D3 Kebidanan.pdf
Download (231kB)
BAB I_1311087_Faradyad Yusviandari_D3 Kebidanan.pdf
Download (308kB)
BAB II_1311087_Faradyad Yusviandari_D3 Kebidanan.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (325kB)
BAB III_1311087_Faradyad Yusviandari_D3 Kebidanan.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (319kB)
BAB IV_1311087_Faradyad Yusviandari_D3 Kebidanan.pdf
Download (332kB)
BAB V_1311087_Faradyad Yusviandari_D3 Kebidanan.pdf
Download (291kB)
Daftar Pustaka_1311087_Faradyad Yusviandari_D3 Kebidanan.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (227kB)
Lampiran_1311087_Faradyad Yusviandari_D3 Kebidanan.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB)
Abstract
Latar belakang: Akses terhadap pelayanan Keluarga Berencana yang bermutu merupakan suatu unsur penting dalam upaya pencapaian pelayanan kesehatan Reproduksi. Dari data Dinkes jumlah peserta KB Implant di Kabupaten Bantul tahun 2012 yaitu 5642 peserta, uraian peserta Implant disetiap Puskesmas yaitu Dlingo I 351 peserta (8,90%), Sanden 383 peserta (7,43%), dari seluruh Puskesmas di Bantul, Puskesmas Dlingo I Bantul proporsi pengguna Implant paling banyak.
Tujuan: Untuk mengetahui gambaran tingkat pengetahuan akseptor KB implant tentang efek samping Implant di Puskesmas Dlingo I Bantul.
Metode penelitian: Penelitian deskriptif dengan pendekatan secara cross sectional sampel penelitian ini adalah akseptor KB Implant di Puskesmas Dlingo I Bantul Yogyakarta. Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling. Jumlah sampel yang memenuhi kriteria inklusi sebanyak 30 akseptor. Pengumpulan data menggunakan data primer. Analisis data yang digunakan analisis univariate dan pengolahan data menggunakan SPSS.
Hasil penelitian: Hasil penelitian menunjukkan tingkat pengetahuan akseptor KB implant tentang efek samping amenorea mayoritas kategori kurang sebanyak 13 orang (43,3%), metrorhagia mayoritas kategori kurang sebanyak 14 orang (46,7%), spooting mayoritas kategori kurang sebanyak 24 orang (80%), perubahan berat badan mayoritas kategori kurang sebanyak 12 orang (40%), ekspulsi mayoritas kategori kurang sebanyak 12 orang (40%), infeksi pada daerah insisi mayoritas kategori kurang sebanyak 14 orang (46,7%), mual-mual mayoritas kategori kurang sebanyak 18 orang (60%), sakit kepala dan anoreksia mayoritas kategori kurang sebanyak 24 orang (80%), perubahan libido mayoritas kategori kurang sebanyak 16 orang (53,3%), dan timbulnya jerawat mayoritas kategori kurang sebanyak 23 orang (76,7%).
Kesimpulan: Tingkat pengetahuan akseptor KB implant tentang efek samping implant di Puskesmas Dlingo I Bantul adalah kategori kurang (50%).
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Efek samping Implant |
| Subjects: | R Medicine > RG Gynecology and obstetrics, Midwifery |
| Divisions: | Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Medicine |
| Depositing User: | Pustakawan - Unjaya |
| Date Deposited: | 24 Jun 2026 02:24 |
| Last Modified: | 24 Jun 2026 02:24 |
| URI: | https:///id/eprint/4646 |
