Faudiyyah Santri, - and Alfie Ardiana Sari, - (2014) GAMBARAN PEMBERIAN PIJAT BAYI DENGAN KUANTITAS TIDUR BAYI USIA 3−6 BULAN DI SRIKANDI RUMAH BUNDA MOM KIDS AND BABY SPA YOGYAKARTA. Diploma thesis, Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta.
Judul_1311098_Faudiyyah Santri_D3 Kebidanan.pdf
Download (2MB)
Abstrak__1311098_Faudiyyah Santri_D3 Kebidanan.pdf
Download (439kB)
BAB I_1311098_Faudiyyah Santri_D3 Kebidanan.pdf
Download (434kB)
BAB II_1311098_Faudiyyah Santri_D3 Kebidanan.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (581kB)
BAB III_1311098_Faudiyyah Santri_D3 Kebidanan.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (556kB)
BAB IV_1311098_Faudiyyah Santri_D3 Kebidanan.pdf
Download (498kB)
BAB V_1311098_Faudiyyah Santri_D3 Kebidanan.pdf
Download (431kB)
Daftar Pustaka_1311098_Faudiyyah Santri_D3 Kebidanan.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (488kB)
Lampiran_1311098_Faudiyyah Santri_D3 Kebidanan.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB)
Abstract
Latar Belakang : Pijat bayi memiliki manfaat untuk membantu mengatasi gangguan tidur sehingga bayi dapat tidur dengan nyenyak. Tidur merupakan salah satu rangsangan untuk pertumbuhan dan perkembangan otak dimana 75% hormon pertumbuhan dihasilkan pada saat tidur. Hasil survey pendahuluan terhadap 10 ibu yang memijatkan bayinya di Srikandi Rumah Bunda Mom Kids And Baby Spa mengatakan bahwa setelah diberikan pemijatan, bayinya dapat tidur lebih lama, nyenyak, dan tidak sering terbangun. Tujuan : Mengetahui gambaran pemberian pijat bayi dengan kuantitas tidur bayi usia 3−6 bulan di Sikandi Rumah Bunda Mom Kids And Baby Spa Yogyakarta. Metode : Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif kuantitatif. Pengambilan sampel dengan metode accidental sampling. Besar sampel 32 bayi yang sesuai dengan kriteria inklusi dan eksklusi. Analisis data menggunakan univariate. Hasil : Penelitian ini menunjukkan hasil bahwa karakteristik ibu bayi berdasarkan umur sebagian besar adalah 20-35 tahun yaitu 31 orang (96.9%), pendidikan terakhir sebagian besar adalah perguruan tinggi yaitu 25 orang (78.1%), pekerjaan sebagian besar adalah swasta yaitu 13 orang (40.6%) dan paritas sebagian besar adalah primipara yaitu 22 orang (68.8%). Kesimpulan : 3 bayi usia 3 bulan (9.4%) yang diberikan pemijatan 1 minggu sekali memiliki kuantitas tidur 16 jam. 5 bayi usia 4 bulan (15.6%) yang diberikan pemijatan 2 minggu sekali memiliki kuantitas tidur 15 jam. Tidak ada perbedaan antara kuantitas tidur bayi yang diberikan pemijatan 1 minggu sekali dan 2 minggu sekali pada bayi usia 5 bulan. 2 bayi usia 6 bulan (6.3%) yang diberikan pemijatan 2 minggu sekali memiliki kuantitas tidur 13.5 jam.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | pijat bayi, kuantitas tidur bayi |
| Subjects: | R Medicine > RG Gynecology and obstetrics, Midwifery |
| Divisions: | Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Medicine |
| Depositing User: | Pustakawan - Unjaya |
| Date Deposited: | 24 Jun 2026 03:07 |
| Last Modified: | 24 Jun 2026 03:07 |
| URI: | https:///id/eprint/4655 |
