Sri Astuti, - and Ratih Kumoro Jati, - (2014) GAMBARAN PELAKSANAAN STANDAR PELAYANAN ANTENATAL CARE DENGAN METODE 10T PADA IBU HAMIL DI WILAYAH KERJA KECAMATAN BANGUNTAPAN BANTUL YOGYAKARTA. Diploma thesis, Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta.
Judul_1311127_Sri Astuti_D3 Kebidanan.pdf
Download (995kB)
Abstrak_1311127_Sri Astuti_D3 Kebidanan.pdf
Download (90kB)
BAB I_1311127_Sri Astuti_D3 Kebidanan.pdf
Download (236kB)
BAB II_1311127_Sri Astuti_D3 Kebidanan.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (467kB)
BAB III_1311127_Sri Astuti_D3 Kebidanan.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (291kB)
BAB IV_1311127_Sri Astuti_D3 Kebidanan.pdf
Download (201kB)
BAB V_1311127_Sri Astuti_D3 Kebidanan.pdf
Download (86kB)
Daftar Pustaka_1311127_Sri Astuti_D3 Kebidanan.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (87kB)
Lampiran_1311127_Sri Astuti_D3 Kebidanan.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (3MB)
Abstract
Latar Belakang: Sampai saat ini kematian ibu masih merupakan masalah prioritas di indonesia. Setiap jam, dua orang ibu meninggal saat melahirkan karena berbagai penyebab. Di Indonesia angka kematian ibu 50 kali lebih tinggi dibandingkan dengan negara-negara ASEAN. AKI di DIY tahun 2013 adalah 87,3/100.000.kelahiran hidup, untuk jumlah kematian ibu dibantul 111,2/100.000 kelahiran hidup. Untuk mendapatkan kehamilan dan kelahiran yang sehat di upayakan pemberian pelayanan kehamilan yang efektif meliputi deteksi penyakit, konseling dan promosi kesehatan,persiapan persalinan, dan kesiapan menghadapi komplikasi, disinilah letak 10T terutama tatalaksana kasus dan temu wicara. Tujuan Penelitian : Diketahuinya gambaran pelaksanaan standar pelayanan Antenatal Care (ANC) pada ibu hamil di Wilayah Kerja Kecamatan banguntapan Bantul, Yogyakarta. Metode Penelitian: Penelitian ini merupakan desain penelitian deskriptif. Jumlah sampel yang digunakan adalah 57 responden dari wilayah kerja kecamatan banguntapan bantul Yogyakarta. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah purposive sampling Hasil: Berdasarkan hasil observasi pelaksanaan 10T terhadap 57 ibu hamil trimester III, ada yang terpenuhi dan tidak terpenuhi. Pelaksanaan 10T yang terpenuhi yaitu penimbang berat badan,pengukuran tekanan darah, pengukuran lingkar lengan atas, pengukuran TFU, menentukan presentasi janin dan DJJ, imunisasi TT, pemberian tablet besi, temu wicara sudah masing-masing 100%. Pelaksanaan yang tidak terpenuhi yaitu pelaksanaan tes laboratorium (rutin dan khusus) yaitu 17 ibu hamil (29,8% ) dan tatalaksana kasus. Yang tidak terpenuhi yaitu 19 responden (33.3%) tidak mendapatkan pelayanan. Kesimpulan: Gambaran Pelaksanaan 10T Pada ANC Ibu Hamil Di Wilayah Kerja Kecamatan Banguntapan Bantul Yogyakarta Termasuk Standar Tidak Terpenuhi.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Pelaksanaan 10T, ANC Ibu Hamil |
| Subjects: | R Medicine > RG Gynecology and obstetrics, Midwifery |
| Divisions: | Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Medicine |
| Depositing User: | Pustakawan - Unjaya |
| Date Deposited: | 24 Jun 2026 05:35 |
| Last Modified: | 24 Jun 2026 05:35 |
| URI: | https:///id/eprint/4682 |
