Iis Ariska, - and Alfie Ardiana Sari, - (2014) HUBUNGAN STATUS GIZI (BB/U) DENGAN KEJADIAN DIARE PADA BALITA USIA 1-5 TAHUN DI PUSKESMAS UMBULHARJO II YOGYAKARTA. Diploma thesis, Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta.
Judul_1311178_Iis Ariska_D3 Kebidanan.pdf
Download (234kB)
Abstrak_1311178_Iis Ariska_D3 Kebidanan.pdf
Download (59kB)
BAB I_1311178_Iis Ariska_D3 Kebidanan.pdf
Download (47kB)
BAB II_1311178_Iis Ariska_D3 Kebidanan.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (96kB)
BAB III_1311178_Iis Ariska_D3 Kebidanan.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (59kB)
BAB IV_1311178_Iis Ariska_D3 Kebidanan.pdf
Download (84kB)
BAB V_1311178_Iis Ariska_D3 Kebidanan.pdf
Download (41kB)
Daftar Pustaka_1311178_Iis Ariska_D3 Kebidanan.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (41kB)
Lampiran_1311178_Iis Ariska_D3 Kebidanan.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB)
Abstract
Latar Belakang: Penyakit diare merupakan penyakit endemis di Indonesia dan juga merupakan penyakit potensial Kejadian Luar Biasa yang sering disertai dengan kamatian. Di kota Yogyakarta ditemukan sebanyak 16.242 kasus diare. Hubungan status gizi dengan kematian dan kesakitan juga dapat diterangkan dari sudut menurunnya mekanisme imunologik sehingga anak mudah terserang infeksi. Dari hasil studi pendahuluan pada bulan Mei 2014 terdapat 105 balita diare pada balita usia 1-5 tahun.
Tujuan: Untuk mengetahui hubungan status gizi (BB/U) dengan kejadian diare pada balita usia 1-5 tahun di Puskesmas Umbulharjo II Yogyakarta.
Metode: Jenis penelitian ini adalah analitik. Denganpendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah semua balita usia 1-5 tahun yang menderita diare di Puskesmas Umbulharjo II tahun 2013.Metode pengambilan sampel yaitu total sampling. Jumlah sampelnya adalah 105 balita.Analisa yang digunakan adalah Kendal Tau.
Hasil: Karakteristik ibu balita berdasarkan usia sebagian besar adalah 20-35 tahun sebanyak 50 (47,6%), pendidikan ibu balita yang terbanyak adalah tingkat SMA sejumlah 39 (37,1%), pekerjaan ibu balita sebagian besar adalah wiraswasta sebanyak 35 (33,3%), karakteristik balita yang meliputi usia balita sebagian besar 1-3 tahun sebanyak 56 (53,3%), untuk jenis kelamin terbanyak adalah perempuan yaitu 53 (50,5%), sedangkan status gizi terbanyak adalah status gizi baik dengan jumlah 79 (75,2%), untuk kejadian diare pada balita sebagian besar mengalami diare tanpa dehidrasi sebanyak 104 (99,0%) dan diare dengan dehidrasi ringan/sedang sebanyak 1% (0,1). Hasilnya didapatkan nilai π = 0,214 dengan nilai p=0,027 (p=0,05).
Kesimpulan: Nilai p=0,027 (p<0,05) dengan nilai keeratannya �=0,214 yang artinya terdapat keeratan hubungan dalam kategori rendah antara status gizi (BB/U) dengan kejadian diare pada balita usia 1-5 tahun di Puskesmas Umbulharjo II Yogyakarta.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Status gizi, kejadian diare, balita |
| Subjects: | R Medicine > RG Gynecology and obstetrics, Midwifery |
| Divisions: | Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Medicine |
| Depositing User: | Pustakawan - Unjaya |
| Date Deposited: | 24 Jun 2026 08:39 |
| Last Modified: | 24 Jun 2026 08:39 |
| URI: | https:///id/eprint/4743 |
