Irena Setya Natania, - and Ratna Prahesti, - (2014) GAMBARAN KEJADIAN BAYI BERAT LAHIR RENDAH (BBLR) PADA KEHAMILAN CUKUP BULAN DI RSUD WATES KABUPATEN KULON PROGO TAHUN 2013. Diploma thesis, Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta.
Judul_1311188_Irena Setya Natania_D3 Kebidanan.pdf
Download (532kB)
Abstrak_1311188_Irena Setya Natania_D3 Kebidanan.pdf
Download (248kB)
BAB I_1311188_Irena Setya Natania_D3 Kebidanan.pdf
Download (211kB)
BAB II_1311188_Irena Setya Natania_D3 Kebidanan.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (284kB)
BAB III_1311188_Irena Setya Natania_D3 Kebidanan.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (173kB)
BAB IV_1311188_Irena Setya Natania_D3 Kebidanan.pdf
Download (223kB)
BAB V_1311188_Irena Setya Natania_D3 Kebidanan.pdf
Download (96kB)
Daftar Pustaka_1311188_Irena Setya Natania_D3 Kebidanan.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (98kB)
Lampiran_1311188_Irena Setya Natania_D3 Kebidanan.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (4MB)
Abstract
Latar Belakang: BBLR adalah bayi baru lahir yang berat saat lahir kurang dari 2500 gram memiliki risiko kematian yang lebih tinggi daripada bayi yang lahir normal. Bayi berat lahir rendah (BBLR) dapat terjadi pada kehamilan cukup bulan usia kehamilan 37-42 minggu karena pertumbuhan janin yang terganggu yaitu berat lahir bayi tidak sesuai dengan usia kehamilannya. Faktor lain yang menyebabkan yaitu usia ibu saat melahirkan dan riwayat penyakit yang dialami ibu. Tujuan: Mengetahui gambaran kejadiaan bayi berat lahir rendah (BBLR) pada kehamilan cukup bulan di RSUD Wates Kulon Progo tahun 2013. Metode: Jenis penelitian adalah diskriptif pendekatan retropektif dengan metode total sampling. Sampel yang digunakan 100 sampel berdasarkan kriteria yang ditentukan. Hasil: BBLR pada kehamilan cukup bulan terdapat 100 ibu berdasarkan karakteristik yaitu umur ibu terbanyak pada umur 20-35 sebanyak 69 (69%), umur >35 tahun sebanyak 23 (23%), dan <20 tahun sebanyak 8 (8%). Riwayat penyakit terbanyak pada ibu yang tidak memiliki penyakit sebanyak (89%), dan ibu yang memiliki penyakit sebanyak 11 (11%). Kesimpulan: Sebagian besar ibu melahirkan bayi berat lahir rendah pada usia reproduksi sehat 20-35 tahun, kemudian usia <8 tahun dan >35 tahun dan sebagian besar ibu melahirkan bayi berat lahir rendah tidak memiliki penyakit.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | BBLR, cukup bulan |
| Subjects: | R Medicine > RG Gynecology and obstetrics, Midwifery |
| Divisions: | Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Medicine |
| Depositing User: | Pustakawan - Unjaya |
| Date Deposited: | 25 Jun 2026 01:53 |
| Last Modified: | 25 Jun 2026 01:53 |
| URI: | https:///id/eprint/4755 |
