Dewi Erna Suryani, - and Silvia Ari Agustina, - (2014) GAMBARAN GANGGUAN KESEHATAN REPRODUKSI PADA PEREMPUAN YANG MENIKAH USIA DINI DI KECAMATAN BANGUNTAPAN KABUPATEN BANTUL YOGYAKARTA. Diploma thesis, Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta.
Judul_1311191_Dewi Erna Suryani_D3 Kebidanan.pdf
Download (621kB)
Abstrak_1311191_Dewi Erna Suryani_D3 Kebidanan.pdf
Download (87kB)
BAB I_1311191_Dewi Erna Suryani_D3 Kebidanan.pdf
Download (149kB)
BAB II_1311191_Dewi Erna Suryani_D3 Kebidanan.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (156kB)
BAB III_1311191_Dewi Erna Suryani_D3 Kebidanan.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (160kB)
BAB IV_1311191_Dewi Erna Suryani_D3 Kebidanan.pdf
Download (166kB)
BAB V_1311191_Dewi Erna Suryani_D3 Kebidanan.pdf
Download (86kB)
Daftar Pustaka_1311191_Dewi Erna Suryani_D3 Kebidanan.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (84kB)
Lampiran_1311191_Dewi Erna Suryani_D3 Kebidanan.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
Abstract
Latar Belakang: Berdasarkan data United National Development Economic and Social Affair (UNDESA, 2012) Indonesia merupakan Negara ke 37 dengan jumlah pernikahan dini terbanyak di dunia dengan jumlah pernikahan dini diurutan kedua terbanyak di ASEAN setelah Kamboja. Jumlah pernikahan dini di Indonesia sebanyak 50 juta penduduk dengan usia rata-rata 19 tahun (SDKI, 2007). Tujuan Penelitian: Untuk mengetahui gambaran gangguan kesehatan reproduksi pada perempuan yang menikah usia dini. Metode Penelitian: Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif. Sampel penelitian ini adalah perempuan yang menikah usia dini di Kecamatan Banguntapan Kabupaten Bantul Yogyakarta tahun 2012 sampai 2013. Teknik sampling yang digunakan adalah random sampling dengan metode undian. Jumlah sampel yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi sebanyak 43 orang. Pengumpulan data mengguanakan data primer. Analisis data yang digunakan analisis univariat dan pengolahan data menggunakan program SPSS. Hasil penelitian: Perempuan yang menikah usia dini dengan keputihan abnormal sebanyak 7 orang (16.3%), herpes genitalis sebanyak 4 orang (9.3%), keputihan abnormal sekaligus herpes genitalis sebanyak 1 orang (2.3%), tidak menderita penyakit keputihan abnormal dan herpes genitalis sebanyak 42 orang (97.7). Kesimpulan: Gambaran gangguan kesehatan reproduksi pada perempuan yang menikah usia dini terjadi pada Penyakit Menular Seksual (PMS) yaitu keputihan abnormal dan herpes genitalis.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Gangguan kesehatan reproduksi, Perempuan yang menikah usia dini. |
| Subjects: | R Medicine > RG Gynecology and obstetrics, Midwifery |
| Divisions: | Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Medicine |
| Depositing User: | Pustakawan - Unjaya |
| Date Deposited: | 25 Jun 2026 02:35 |
| Last Modified: | 25 Jun 2026 02:35 |
| URI: | https:///id/eprint/4763 |
