Yuliyana Sari, - and Shalahuddin Al Madury, - (2025) Evaluasi Kesesuaian Penggunaan Antibiotik Pada Pasien Infeksi Saluran Pernapasan Atas (ISPA) Di Puskesmas Umbulharjo I. Diploma thesis, Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta.
Judul_212205113_Yuliyana Sari_Farmasi.pdf
Download (299kB)
Abstrak_212205113_Yuliyana Sari_Farmasi.pdf
Download (169kB)
BAB 1_212205113_Yuliyana Sari_Farmasi.pdf
Download (214kB)
BAB 2_212205113_Yuliyana Sari_Farmasi.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (277kB)
BAB 3_212205113_Yuliyana Sari_Farmasi.pdf
Download (242kB)
BAB 4_212205113_Yuliyana Sari_Farmasi.pdf
Download (288kB)
BAB 5_212205113_Yuliyana Sari_Farmasi.pdf
Download (134kB)
Daftar Pustaka_212205113_Yuliyana Sari_Farmasi.pdf
Download (184kB)
Lampiran_212205113_Yuliyana Sari_Farmasi.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
Plagiarisme_212205113_Yuliyana Sari_Farmasi.pdf
Download (645kB)
Abstract
Latar Belakang: ISPA merupakan salah satu penyakit infeksi paling umum di layanan kesehatan primer dan menjadi penyebab utama morbiditas dan mortalitas global. Peningkatan kasus ISPA berdampak pada tingginya penggunaan antibiotik. Penggunaan antibiotik yang tidak rasional dapat menimbulkan resistensi bakteri, kegagalan terapi, dan peningkatan beban biaya. Oleh karena itu, evaluasi kesesuaian penggunaan antibiotik penting untuk memastikan pelayanan kesehatan
yang aman dan efektif.
Tujuan Penelitian: Mengevaluasi kesesuaian penggunaan antibiotik pada pasien ISPA di Puskesmas Umbulharjo I.
Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan retrospektif. Sampel berjumlah 97 pasien yang dipilih secara purposive sampling berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi. Data diambil dari rekam medis pasien rawat jalan periode Januari–Desember 2024. Evaluasi kesesuaian antibiotik mengacu pada Permenkes No. 28 Tahun 2021, MIMS 2024, dan IDAI 2016. Analisis dilakukan secara univariat dalam bentuk distribusi
frekuensi dan persentase.
Hasil Penelitian: Mayoritas pasien ISPA berusia 0–5 tahun (42,27%), berjenis kelamin laki-laki (52,58%), dan memiliki penyakit penyerta (18,56%). Semua pasien mendapat antibiotik tunggal berupa amoksisilin (98%). Evaluasi kesesuaian penggunaan antibiotik menunjukkan ketepatan indikasi, pasien, obat, dan rute pemberian sebesar 100%, namun ketepatan dosis hanya 49,48%, dengan tingkat kesesuaian secara keseluruhan sebesar 49,48%.
Kesimpulan: Evaluasi kesesuaian antibiotik pada pasien ISPA terhadap pedoman telah sesuai pada kategori indikasi, pasien, obat, dan rute pemberian. Namun pada kategori dosis masih terdapat ketidaksesuaian.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > RS Pharmacy and materia medica |
| Divisions: | Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Medicine |
| Depositing User: | Mrs Tiara DP |
| Date Deposited: | 25 Jun 2026 09:03 |
| Last Modified: | 25 Jun 2026 09:03 |
| URI: | https:///id/eprint/4835 |
