Hadharatina Arifatul Ummah, - and Ekawati, - (2013) GAMBARAN SOSIAL BUDAYA DALAM PEMBERIAN MP-ASI PADA IBU YANG MEMILIKI BAYI 6+12 BULAN DI POSYANDU DESA MARGOLUWIH, SAYEGAN, SLEMAN, TAHUN 2013. Diploma thesis, Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta.
Judul_1310032_Hadharatna Arifatul Ummah_D3Kebidanan.pdf
Download (362kB)
Abstrak_1310032_Hadharatna Arifatul Ummah_D3Kebidanan.pdf
Download (119kB)
Bab 1_1310032_Hadharatna Arifatul Ummah_D3Kebidanan.pdf
Download (146kB)
Bab 2_1310032_Hadharatna Arifatul Ummah_D3Kebidanan.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (278kB)
Bab 3_1310032_Hadharatna Arifatul Ummah_D3Kebidanan.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (141kB)
Bab 4_1310032_Hadharatna Arifatul Ummah_D3Kebidanan.pdf
Download (169kB)
Bab 5_1310032_Hadharatna Arifatul Ummah_D3Kebidanan.pdf
Download (116kB)
Daftar pustaka_1310032_Hadharatna Arifatul Ummah_D3Kebidanan.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (116kB)
Lampiran_1310032_Hadharatna Arifatul Ummah_D3Kebidanan.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB)
Abstract
Latar Belakang: Beberapa pasangan mengalami penurunan kenikmatan dan gairah seksual, 21% tidak mengalami kenikmatan sebelum kehamilan. Presentasi wanita yang tidak mengalami kenikmatan seksual meningkat menjadi 41% pada minggu ke-12 dari kehamilan, dan meningkat menjadi 59% memasuki bulan kehamilan. Tetapi ada juga wanita yang dapat melakukan hubungan seksual saat hamil tanpa ada masalah. Berdasarkan studi pendahuluan di Bidan Praktek Swasta Kartiyem Kulon Progo, dari 5 orang ibu hamil yang datang periksa diketahui 2 orang masih melakukan hubungan seksual dan 3 orang jarang melakukan hubungan seksual. Tujuan: Untuk mengetahui pola hubungan seksual pada ibu hamil di Bidan Praktek Swasta Kartiyem Kulon Progo. Metode Penelitian: Penelitian ini dilakukan menggunakan metode kualitatif. Untuk memperoleh pengertian terhadap sesuatu yang diteliti, digunakan pendekatan interpretatif. Metode ini digunakan untuk mengetahui pola hubungan seksual pada ibu hamil. Hasil: Mayoritas responden mengatakan masih melakukan hubungan seksual selama hamil dengan frekuensi 1-2 kali seminggu, dengan posisi terlentang, perubahan fisik yang mengganggu hubungan seksual adalah perut yang semakin besar, dan tidak ada perubahan psikologis yang mengganggu hubungan seksual. Kesimpulan: Pada ibu hamil TM I, TM II dan TM III tidak mengalami gangguan pola hubungan seksual pada frekuensi dan perubahan psikologis, mayoritas responden hanya terganggu pada perubahan fisik perut yang semakin besar.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Pola Hubungan Seksual Ibu Hamil |
| Subjects: | R Medicine > RG Gynecology and obstetrics, Midwifery |
| Divisions: | Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Medicine |
| Depositing User: | Yanti - - |
| Date Deposited: | 26 Jun 2026 03:32 |
| Last Modified: | 26 Jun 2026 03:32 |
| URI: | https:///id/eprint/4870 |
