Ani Sun Asih, - and Vivian Nanny Lia Dewi, - (2015) FAKTOR-FAKTOR YANG MENYEBABKAN STUNTING PADA BALITA DI PUSKESMAS PLERET BANTUL YOGYAKARTA. Diploma thesis, Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta.
Judul_1112009_Ani Sun Asih_D3 Kebidanan.pdf
Download (546kB)
Abstrak_1112009_Ani Sun Asih_D3 Kebidanan.pdf
Download (93kB)
BAB I_1112009_Ani Sun Asih_D3 Kebidanan.pdf
Download (189kB)
BAB II_1112009_Ani Sun Asih_D3 Kebidanan.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (393kB)
BAB III_1112009_Ani Sun Asih_D3 Kebidanan.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (186kB)
BAB IV_1112009_Ani Sun Asih_D3 Kebidanan.pdf
Download (187kB)
BAB V_1112009_Ani Sun Asih_D3 Kebidanan.pdf
Download (89kB)
Daftar Pustaka_1112009_Ani Sun Asih_D3 Kebidanan.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (230kB)
Lampiran_1112009_Ani Sun Asih_D3 Kebidanan.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
Abstract
Latar Belakang: Stunting merupakan kondisi kronis yang menggambarkan terhambatnya pertumbuhan karena malnutrisi jangka panjang, yang ditunjukan dengan nilai z-score tinggi badan menurut umur (TB/U) kurang dari -2 SD. Masalah stunting semakin serius karena sebagian besar terjadi pada kelompok bayi dan balita. Prevalensi stunting di Indonesia tergolong tinggi, yaitu 37,2%, di kota Yogyakarta prevalensi stunting sebesar 16,43%, dan di Bantul prevalensi stunting sebesar 18,03%. sehingga penelitian mengenai faktor penyebab stunting pada balita diperlukan.
Tujuan: Untuk mengetahui distribusi frekuensi faktor-faktor yang menyebabkan stunting pada balita di Puskesmas Pleret Bantul Yogyakarta.
Metode: Penelitian deskriptif dengan pendekatan retrospektif. Teknik sampel dengan non porbability sampling dengan jenis porposive sampling sebanyak 25 sampel. Dengan analisis data univariat.
Hasil: Hasil analisis univariat menunjukan bahwa distribusi frekuensi faktor yang menyebabkan stunting pada balita dengan status gizi pendek yaitu sebanyak 21 responden 84%, status gizi sangat pendek yaitu sebanyak 4 responden 16%, riwayat berat badan lahir normal yaitu sebanyak 15 responden 60%, riwayat berat lahir rendah yaitu sebanyak 10 responden 40%, riwayat penyakit infeksi demam yaitu sebanyak 12 responden 48%, riwayat penyakit infeksi diare yaitu sebanyak 5 responden 20%, riwayat penyakit infeksi ISPA yaitu sebanyak 1 responden 4%, dan 7 responden 28% tidak mengalami riwayat penyakit infeksi.
Kesimpulan: Riwayat status gizi pendek merupakan distribusi frekuensi faktor yang menyebabkan stunting tertinggi dengan presentase sebesar 84%.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Stunting, Balita, Faktor penyebab |
| Subjects: | R Medicine > RG Gynecology and obstetrics, Midwifery |
| Divisions: | Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Medicine |
| Depositing User: | Pustakawan - Unjaya |
| Date Deposited: | 26 Jun 2026 06:56 |
| Last Modified: | 26 Jun 2026 06:56 |
| URI: | https:///id/eprint/4916 |
