Danu Sabdono Agung, - and Ike Wuri Winahyu Sari, - (2025) Asuhan Keperawatan Pada Pasien Post Operasi Open Reduction Internal Fixation (ORIF) Fracture Of Femur And Shaft Ulna Hari Ke-1 Melalui Penerapan Terapi Musik Klasik Di Ruang Menoreh Lor RSUD Wates Kulonprogo. Diploma thesis, Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta.
Judul_233203019_Danu Sabdono Agung_NERS.pdf
Download (736kB)
Abstrak_233203019_Danu Sabdono Agung_NERS.pdf
Download (121kB)
Bab 1_233203019_Danu Sabdono Agung_NERS.pdf
Download (129kB)
Bab 2_233203019_Danu Sabdono Agung_NERS.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (332kB)
Bab 3_233203019_Danu Sabdono Agung_NERS.pdf
Download (551kB)
Bab 4_233203019_Danu Sabdono Agung_NERS.pdf
Download (456kB)
Bab 5_233203019_Danu Sabdono Agung_NERS.pdf
Download (516kB)
Bab 6_233203019_Danu Sabdono Agung_NERS.pdf
Download (223kB)
Daftar Pustaka_233203019_Danu Sabdono Agung_NERS.pdf
Download (227kB)
Lampiran_233203019_Danu Sabdono Agung_NERS.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
Plagiarisme_233203019_Danu Sabdono Agung_NERS.pdf
Download (3MB)
Abstract
Latar Belakang: Fraktur adalah gangguan komplit atau tak komplit pada kontinuitas struktur tulang dan didefinisikan sesuai dengan jenis dan keluasanya. Fraktur terjadi ketika tulang menjadi subjek tekanan yang lebih besar dari yang dapat di toleransinya. Pembedahan dapat menyebabkan ketidaknyamanan pada pasien. Salah satu cara yang dapat dilakukan untuk menangani fraktur yaitu dengan reduksi terbuka atau disebut Open Reduction and Internal Fixation
(ORIF). Masalah keperawatan yang paling umum pada periode post operasi adalah nyeri. Pengobatan untuk nyeri dapat dilakukan dengan dua metode yaitu dengan tehnik farmakologi dan non farmakologi, salah satu teknik nonfarmakologi yang dapat dilakukan untuk menurunkan intensitas nyeri adalah
dengan pemberian terapi musik klasik.
Tujuan: mengetahui keefektifan terapi musik klasik dan menerapkan asuhan keperawatan pada pasien kelolaan untuk mengurangi intensitas nyeri.
Metode: Teknik pengambilan data dengan menggunakan observasi – partisipasi dimana peneliti melakukan pengamatan dan ikut serta dalam melakukan Tindakan asuhan keperawatan kepada 1 pasien.
Hasil: Intervensi pada diagnosa utama Nyeri, yang pertama Manajemen Nyeri dan Intervensi kedua Terapi Musik. Intervensi terapi music klasik yang dilakukan selama 3 hari dengan waktu 20 menit setiap satu sesi terapi. Sebelum dan sesudah melakukan Tindakan intervensi dilakukan evaluasi pengukuran skala nyeri menggunakan Numeric Rating Scale (NRS). Hasil pengukuran terdapat penurunan skala nyeri yang dirasakan oleh pasien setelah diberikan terapi.
Kesimpulan: terapi non farmakologi terapi musik efektif dalam menurunkan intensitas nyeri pada pasien post ORIF.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > RT Nursing |
| Divisions: | Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Medicine |
| Depositing User: | Mrs Tiara DP |
| Date Deposited: | 26 Jun 2026 07:56 |
| Last Modified: | 26 Jun 2026 07:56 |
| URI: | https:///id/eprint/4948 |
