Andiyani Nurul Putri, - and Vivian Nanny Lia Dewi, - (2015) GAMBARAN STATUS GIZI BALITA YANG MENGALAMI DIARE DI PUSKESMAS SENTOLO 1 KULON PROGO YOGYAKARTA. Diploma thesis, Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta.
Judul_1112023_Andiyani Nurul Putri_D3 Kebidanan.pdf
Download (670kB)
Abstrak_1112023_Andiyani Nurul Putri_D3 Kebidanan.pdf
Download (62kB)
BAB I_1112023_Andiyani Nurul Putri_D3 Kebidanan.pdf
Download (44kB)
BAB II_1112023_Andiyani Nurul Putri_D3 Kebidanan.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (75kB)
BAB III_1112023_Andiyani Nurul Putri_D3 Kebidanan.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (283kB)
BAB IV_1112023_Andiyani Nurul Putri_D3 Kebidanan.pdf
Download (50kB)
BAB V_1112023_Andiyani Nurul Putri_D3 Kebidanan.pdf
Download (32kB)
Daftar Pustaka_1112023_Andiyani Nurul Putri_D3 Kebidanan.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (10kB)
Lampiran_1112023_Andiyani Nurul Putri_D3 Kebidanan.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (5MB)
Abstract
Latar Belakang: Status gizi menjadi indikator ketiga dalam menentukan derajat kesehatan anak. Menurut Adriani Status gizi di Indonesia dipengaruhi oleh konsumsi makanan, keturunan, sosial-ekonomi, dan juga penyakit yang menyertai atau infeksi. Apabila kondisi gizi kurang berlangsung lama, maka akan berakibat semakin berat tingkat kekurangannya. Pada keadaan ini dapat menyebabkan timbulnya penyakit lain seperti diare. Penyakit diare masih menjadi masalah kesehatan masyarakat di Indonesia. Hal tersebut dapat dilihat dari angka kesakitan diare dari tahun ke tahun. Di indonesia sendiri setiap tahun 100.000 anak meninggal karena diare.
Tujuan: Mengetahui gambaran status gizi balita yang mengalami diare di puskesmas Sentolo 1 Kulon Progo
Metode: Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif kuantitatif. Pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling. Besar sampel sebanyak 79 balita yang mengalami diare di Puskesmas Sentolo 1 sesuai dengan kriteria inklusi dan ekslusi. Pengumpulan data dilakukan dengan cara mengambil data yang berasal dari rekam medis pasien dan analisa data yang digunakan adalah analisa univariat.
Hasil: Balita yang mengalami diare dehidrasi berat memiliki gizi buruk sebanyak 1 responden (100%). Balita yang mengalami diare dehidrasi ringan keseluruhan memiliki gizi baik yaitu sebanyak 5 responden (100%). Balita yang mengalami diare tanpa dehidrasi memiliki gizi buruk sebanyak 4 responden (5,5%), gizi kurang sebanyak 26 responden (35,6%), gizi baik sebanyak 39 responden (53,4%), dan gizi lebih sebanyak 4 responden (5,5%).
Kesimpulan: Balita yang megalami diare sebagian besar mengalami diare tanpa dehidrasi dengan status gizi baik yaitu sebanyak 39 responden (53,4%). Dan terdapat balita yang mengalami diare dehidrasi berat sebanyak 1 responden (100%) dan balita tersebut memiliki gizi buruk.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Status gizi, balita diare |
| Subjects: | R Medicine > RG Gynecology and obstetrics, Midwifery |
| Divisions: | Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Medicine |
| Depositing User: | Pustakawan - Unjaya |
| Date Deposited: | 26 Jun 2026 08:25 |
| Last Modified: | 26 Jun 2026 08:25 |
| URI: | https:///id/eprint/4964 |
