Andi Hartono, - and Sri Arini Winarti, - (2015) GAMBARAN PERILAKU PERAWAT DALAM MELAKSANAKAN CUCI TANGAN DI RUANG ANGGREK DAN WIJAYA KUSUMA RSUD WATES. Masters thesis, Universitas Jendaral Achmad Yani Yogyakarta.
Judul-Daftar Isi_Andi Hartono_3209058.pdf
Download (837kB)
Intisari-Abstract_Andi Hartono_3209058.pdf
Download (118kB)
Bab I_Andi Hartono_3209058.pdf
Download (116kB)
Bab II_Andi Hartono_3209058.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (203kB)
Bab III_Andi Hartono_3209058.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (256kB)
Bab IV_Andi Hartono_3209058.pdf
Download (78kB)
Bab V_Andi Hartono_3209058.pdf
Download (91kB)
Daftar Pustaka_Andi Hartono_3209058.pdf
Download (81kB)
Lampiran_Andi Hartono_3209058.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (5MB)
Abstract
Latar Belakang: Menurut WHO (World Health Organization), rumah sakit adalah bagian integral dari suatu organisasi sosial dan kesehatan dengan fungsi menyediakan pelayanan paripurna (komprehensif), penyembuhan penyakit (kuratif) dan pencegahan penyakit (preventif) kepada masyarakat. Infeksi nosokomial terjadi karena adanya transmisi mikroba patogen yang bersumber dari lingkungan rumah sakit dan perangkatnya. Pencucian tangan selama 20-30 detik dengan menggosok keras khususnya daerah sekitar kuku dan diantara jari-jari dapat menghilangkan organisme transien. Tujuan: Mengetahui gambaran perilaku perawat dalam melaksanakan cuci tangan di Ruang Bedah dan Saraf RSUD Wates Yogyakarta. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan rancangan penelitian deskriptif observasi. Lokasi penelitian berada di ruang Anggrek dan Wijaya Kusuma RSUD Wates. Hasil Penelitian: Perawat di ruang Anggrek dan Wijaya Kusuma sebagian besar berumur 30-40 tahun (57,6%) yang sebagian besar juga berjenis kelamin perempuan (81,8%). Perawat di ruang tersebut juga sebagian besar berpendidikan DIII (75,8%) dan mempunyai masa kerja > 5 tahun (51,5%). Perawat di Ruang Bedah dan Saraf RSUD Wates sebagian besar memiliki tingkat pengetahuan yang baik (63,6%), sikap dalam melaksanakan cuci tangan yang baik (60,6%), tindakan dalam melaksanakan cuci tangan yang baik (54,5%) dan perilaku dalam melaksanakan cuci tangan yang baik (69,7%). Kesimpulan: Berdasarkan hasil penelitian diperoleh kesimpulan bahwa perilaku perawat dalam melaksanakan cuci tangan di ruang bedah dan saraf RSUD Wates sebagian besar dilakukan dengan baik. Saran: Hasil penelitian ini hendaknya digunakan sebagai motivasi dalam meningkatkan perilaku perawat menjadi lebih baik terutama dalam mencuci tangan
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Perilaku Perawat, Cuci Tangan |
| Subjects: | R Medicine > RT Nursing |
| Divisions: | Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Medicine |
| Depositing User: | Erna Fitri Widayati |
| Date Deposited: | 03 Jul 2026 07:55 |
| Last Modified: | 03 Jul 2026 07:55 |
| URI: | https:///id/eprint/5075 |
