Maharani Lentera Putri, - and Dwi Yulinda, - (2025) HUBUNGAN STATUS GIZI DENGAN PERKEMBANGAN BALITA DI KELURAHAN DEMANGREJO KULON PROGO. Diploma thesis, Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta.
Judul_212207037_Maharani Lentera Putri_S1 Kebidanan.pdf
Download (729kB)
Abstrak_212207037_Maharani Lentera Putri_S1 Kebidanan.pdf
Download (188kB)
BAB 1_212207037_Maharani Lentera Putri_S1 Kebidanan.pdf
Download (328kB)
BAB 2_212207037_Maharani Lentera Putri_S1 Kebidanan.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (438kB)
BAB 3_212207037_Maharani Lentera Putri_S1 Kebidanan.pdf
Download (346kB)
BAB 4_212207037_Maharani Lentera Putri_S1 Kebidanan.pdf
Download (414kB)
BAB 5_212207037_Maharani Lentera Putri_S1 Kebidanan.pdf
Download (293kB)
Daftar Pustaka_212207037_Maharani Lentera Putri_S1 Kebidanan.pdf
Download (420kB)
Lampiran_212207037_Maharani Lentera Putri_S1 Kebidanan.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (8MB)
Plagiarisme_212207037_Maharani Lentera Putri_S1 Kebidanan.pdf
Download (7MB)
Abstract
Latar Belakang: Masa balita, khususnya 1.000 hari pertama kehidupan, merupakan fase krusial yang menentukan pertumbuhan dan perkembangan balita secara jangka panjang. Asupan gizi yang cukup dan seimbang sangat penting untuk mendukung perkembangan fisik, motorik, kognitif, bahasa, dan sosialiasi balita. Namun, kekurangan gizi pada masa ini dapat menyebabkan berbagai gangguan perkembangan, termasuk keterlambatan bicara dan bahasa, gangguan motorik, serta sosialiasi dan kemandirian.
Tujuan: Mengetahui hubungan status gizi dengan perkembangan balita di Kelurahan Demangrejo Kulon Progo.
Metode: Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif menggunakan desain korelasional dengan pendekatan cross sectional. Penelitian ini menggunakan sampel 63 balita. Analisis data menggunakan uji statistik Spearman-Rho.
Hasil: Penelitian ini melibatkan 63 balita sebagai responden. Berdasarkan karakteristik usia, sebagian besar pada usia 4 tahun yaitu sebanyak 20 balita (31,7%). Berdasarkan jenis kelamin, mayoritas balita adalah perempuan sebanyak 33 balita (52,4%). Berdasarkan tingkat pendidikan orang tua, sebagian besar berpendidikan terakhir SMA sebanyak 50 orang (79,4%). Berdasarkan pekerjaan orang tua, sebagian besar yaitu sebagai petani sebanyak 23 orang (36,5%). Selain itu, sebagian besar orang tua memiliki pendapatan < UMR (2.351.239,85) sebanyak 54 orang (85,7%). Status gizi balita menunjukkan sebanyak 48 balita (76,2%) memiliki status gizi baik. Dari aspek perkembangan, sebanyak 46 balita (73,0%) memiliki perkembangan sesuai. Hasil uji statistik Spearman-Rho diperoleh dengan nilai p value = 0,000 (p < 0,05).
Kesimpulan: Ada hubungan status gizi dengan perkembangan balita di Kelurahan Demangrejo Kulon Progo.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Status Gizi, Perkembangan, Balita. |
| Subjects: | R Medicine > RG Gynecology and obstetrics, Midwifery |
| Divisions: | Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Medicine |
| Depositing User: | Pustakawan - Unjaya |
| Date Deposited: | 28 Jun 2026 16:30 |
| Last Modified: | 28 Jun 2026 16:30 |
| URI: | https:///id/eprint/5091 |
