Siti Rapiah Putri Wandini, - and Hesty Yuliasari, - (2025) HUBUNGAN ANTARA LITERASI KESEHATAN MENTAL DENGAN KECENDERUNGAN PERILAKU SELF DIAGNOSIS PADA GENERASI Z PENGGUNA MEDIA SOSIAL. Diploma thesis, Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta.
Judul_212303106_Siti Rapiah Putri Wandini_Psikologi.pdf
Download (801kB)
Abstrak_212303106_Siti Rapiah Putri Wandini_Psikologi.pdf
Download (568kB)
Bab 1_212303106_Siti Rapiah Putri Wandini_Psikologi.pdf
Download (702kB)
Bab 2_212303106_Siti Rapiah Putri Wandini_Psikologi.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (741kB)
Bab 3_212303106_Siti Rapiah Putri Wandini_Psikologi.pdf
Download (718kB)
Bab 4_212303106_Siti Rapiah Putri Wandini_Psikologi.pdf
Download (783kB)
Bab 5_212303106_Siti Rapiah Putri Wandini_Psikologi.pdf
Download (473kB)
Daftar Pustaka_212303106_Siti Rapiah Putri Wandini_Psikologi.pdf
Download (529kB)
Lampiran_212303106_Siti Rapiah Putri Wandini_Psikologi.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (6MB)
Plagiarisme_212303106_Siti Rapiah Putri Wandini_Psikologi.pdf
Download (8MB)
Abstract
Latar Belakang: Generasi Z menjadikan media sosial sebagai acuan utama dalam mencari informasi terutama mengenai kesehatan mental yang dapat memicu munculnya kecenderungan perilaku self diagnosis. Sehingga literasi kesehatan mental yang baik sangat diperlukan agar generasi Z mampu menentukan langkah tepat setelah menerima informasi terkait kesehatan mental.
Tujuan Penelitian: Untuk menguji hubungan antara literasi kesehatan mental dengan kecederungan perilaku self diagnosis pada generasi Z pengguna media sosial.
Metode Penelitian: Menggunakan skala kecenderungan perilaku self diagnosis yang di modifikasi dari skala Tumada (2024) dan skala literasi kesehatan mental yang di modifikasi dari skala Atallah (2025). Partisipan pada penelitian ini adalah 187 responden generasi Z dan menggunakan media sosial. Uji asumsi tidak terpenuhi dimana pada uji normalitas skala variabel literasi kesehatan mental mendapatkan nilai signifikansi 0,000 (p>0,05) dan skala variabel kecenderungan perilaku self diagnosis mendapatkan nilai signifikansi 0,003 (p>0,05). Pada uji linearitas mendapatkan F= 0,551 dan p= 0,699 (p>0,05).
Hasil Penelitian: Analisis data penelitian menggunakan uji rank spearman p= 0,397 (p<0,05).
Kesimpulan: Hal ini menunjukkan bahwa hipotesis di tolak. Artinya tidak terdapat hubungan antara literasi kesehatan mental dengan kecenderungan perilaku self diagnosis pada generasi Z pengguna media sosial. Hal tersebut dapat dikarenakan bahwa diantara dua variabel tersebut terdapat variabel mediasi yaitu pengalaman terkait kesehatan mental.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Kecenderungan perilaku self diagnosis, Literasi kesehatan mental, Generasi Z |
| Subjects: | B Philosophy. Psychology. Religion > BF Psychology |
| Divisions: | Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Psychology |
| Depositing User: | Pustakawan - Unjaya |
| Date Deposited: | 30 Jun 2026 04:20 |
| Last Modified: | 30 Jun 2026 04:20 |
| URI: | https:///id/eprint/5317 |
