Hendra Phutra, - and Tetra Saktika Adinugraha, - (2016) PENGARUH TERAPI MUROTTAL AL-QURAN TERHADAP TINGAKT KECEMASAN PASIEN PRE OPERASI DI RUMAH SAKIT PKU MUHAMMADIYAH YOGYAKARTA. Masters thesis, Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta.
3211091_Halaman Judul_1.pdf
Download (1MB)
3211091_Intisari_2.pdf
Download (434kB)
3211091_BAB I_3.pdf
Download (187kB)
3211091_BAB II_4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (372kB)
3211091_BAB III_5.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (233kB)
3211091_BAB IV_6.pdf
Download (267kB)
3211091_BAB V_7.pdf
Download (156kB)
3211091_Daftar Pustaka_8.pdf
Download (233kB)
3211091_Lampiran_9.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB)
Abstract
Preoperasi merupakan ancaman pada seseorang yang dapat membangkitkan reaksi stress fisiologis maupun psikologi. Reaksi pasien yang sering muncul sebelum dilakukan operasi salah satunya kecemasan. Lantunan murottal Al-Qur’an dapat menurunkan hormon-hormon stress, mengaktifkan hormon endorfin alami, meningkatkan perasaan rileks dan mengalihkan perhatian dari rasa takut cemas dan tegang. Berdasarkan hasil studi pendahuluan di RSU PKU Muhammadiyah Yogyakarta, diperoleh data bahwa 31 orang yang akan menjalani operasi 27 pasien mengalami masalah kecemasan, 3 tidak cemas dan 1 tidak terkaji. Tujuan Penelitian: Diketahui pengaruh terapi mendengarkan murottal Al-Qur’an terhadap tingkat kecemasan pasien preoperasi di Rumah Sakit Umum PKU Muhammadiyah Yogyakarta Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan rancangan quasi-experimental design dengan pendekatan pretest-posttest design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pasien yang menjalani prosedur operasi jenis apa saja yang pertama kali dengan melibatkan 37 responden. Teknik pengambilan sampel dengan Purposive sampling didapatkan sampel sebanyak 37 pasien. Terapi murottal Al-Qur’an diberikan dengan mendengarkan ayat-ayat suci Al Qur’an yaitu surah Ar-Rahman dengan Qori Ahmad Saud melalui MP3 player yang dilakukan sebelum pasien menjalani operasi selama 15 menit. Instrumen menggunakan HARS untuk mengukur tingkat kecemasan pasien. Teknik analisis data menggunakan uji Wilcoxon. Hasil Penelitian: Karakteristik responden sebagian besar pasien pre operasi berusia 41 – 50 tahun sebanyak 16 orang (43,2%), jenis kelamin pasien laki-laki sebanyak 27 orang (73,3%) dan pendidikan responden SMA sebanyak 17 orang (45,9%). Hasil uji Wilcoxon diperoleh nilai P Value sebesar 0,000 lebih kecil dari 0,05. Kesimpulan: Terdapat pengaruh terapi murotal terhadap tingkat kecemasan pasien pre operasi di Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Yogyakarta.
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Terapi Murottal, Kecemasan, Preoperasi |
| Subjects: | R Medicine > RT Nursing |
| Divisions: | Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Medicine |
| Depositing User: | Erna Fitri Widayati |
| Date Deposited: | 12 Jul 2026 16:16 |
| Last Modified: | 12 Jul 2026 16:16 |
| URI: | https:///id/eprint/5327 |
