Ni Wayan Zendy Vinarianti, - and Ida Nursanti, - (2015) HUBUNGAN PARITAS DENGAN KEJADIAN ANEMIA PADA IBU POST PARTUM DI RSUD PANEMBAHAN SENOPATI BANTUL YOGYAKARTA. Masters thesis, Universitas Jenderal Achmad Yani Yogykarta.
Ni Wayan Zendy Vinarianti_3211019_Halaman Judul.pdf
Download (500kB)
Ni Wayan Zendy Vinarianti_3211019_Intisari.pdf
Download (116kB)
Ni Wayan Zendy Vinarianti_3211019_BAB I.pdf
Download (186kB)
Ni Wayan Zendy Vinarianti_3211019_BAB II.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (258kB)
Ni Wayan Zendy Vinarianti_3211019_BAB III.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (233kB)
Ni Wayan Zendy Vinarianti_3211019_BAB IV.pdf
Download (214kB)
Ni Wayan Zendy Vinarianti_3211019_BAB V.pdf
Download (168kB)
Ni Wayan Zendy Vinarianti_3211019_Daftar Pustaka.pdf
Download (125kB)
Ni Wayan Zendy Vinarianti_3211019_Lampiran.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB)
Abstract
INTISARI Latar Belakang: Angka kematian ibu merupakan salah satu indikator penilaian status kesehatan. Angka kematian ibu masih jauh dari target Millenium Development Goals tahun 2015. Salah satu penyebab kematian ibu adalah anemia. Anemia post partum didefinisikan sebagai kadar hemoglobin kurang dari 10 g/dl. Pengaruh anemia pada masa nifas adalah terjadinya subinvolusi uteri yang dapat menimbulkan perdarahan post partum, infeksi puerperium, pengeluaran ASI berkurang dan infeksi mamae. Penyebab anemia pada ibu post partum salah satunya adalah paritas. Ibu dengan paritas multipara lebih mungkin mengalami anemia dan ibu dengan anemia berat 3,7 kali lebih mungkin terjadi kematian perinatal. Tujuan: Untuk mengetahui hubungan paritas dengan kejadian anemia pada ibu post partum di RSUD Panembahan Senopati Bantul Yogyakarta. Metode: Metode penelitian adalah metode observasional dengan rancangan cohort prospektif menggunakan purposive sampling. Responden pada penelitian ini sebanyak 56 responden sesuai dengan kriteria inklusi dan eksklusi.Pengumpulan data menggunakan lembar observasi. Teknik analisa data menggunakan kendall’s tau (τ) dengan tingkat kemaknaan α < 0,05. Hasil: Ada hubungan yang signifikan antara paritas dengan kejadian anemia pada ibu post partum di RSUD Panembahan Senopati Bantul Yogyakarta. Analisa data dari 56 responden yang primipara sebanyak 26 (46,4%), yang mengalami anemia ringan sebanyak 13 (23,2%) dan anemia sedang sebanyak 2 (3,6%), sedangkan 30 responden (53,6%) yang multipara, mengalami anemia ringan sebanyak 20 (35,7%) dan anemia sedang sebanyak 6 (10,7%), dengan p value 0,014. Kesimpulan: ibu dengan multipara mempunyai hubungan yang signifikan untuk terjadi anemia daripada ibu dengan primipara. Rekomendasi untuk ibu agar lebih aktif dalam mencari informasi tentang hal-hal yang perlu diperhatikan setelah kehamilan terutama tentang penggunaan alat kontrasepsi untuk menjaga jumlah anak dan nutrisi ibu post partum untuk mencegah anemia.
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | paritas, anemia post partum |
| Subjects: | R Medicine > RT Nursing |
| Divisions: | Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Medicine |
| Depositing User: | Erna Fitri Widayati |
| Date Deposited: | 30 Jul 2026 23:00 |
| Last Modified: | 30 Jul 2026 23:00 |
| URI: | https:///id/eprint/5394 |
