Nur Aini, - and Rizqi Wahyu Hidayati, - (2025) Penerapan Terapi Okupasi Menanam Terhadap Tingkat Kemandirian ADL Pada Pasien Skizofrenia dengan Defisit Perawatan Diri di RSJ Ghrasia Sleman. Diploma thesis, Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta.
Judul_243203010_Nur Aini_Profesi Ners.pdf
Download (1MB)
Abstrak_243203010_Nur Aini_Profesi Ners.pdf
Download (197kB)
Bab 1_243203010_Nur Aini_Profesi Ners.pdf
Download (322kB)
Bab 2_243203010_Nur Aini_Profesi Ners.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (412kB)
Bab 3_243203010_Nur Aini_Profesi Ners.pdf
Download (433kB)
Bab 4_243203010_Nur Aini_Profesi Ners.pdf
Download (571kB)
Bab 5_243203010_Nur Aini_Profesi Ners.pdf
Download (337kB)
Bab 6_243203010_Nur Aini_Profesi Ners.pdf
Download (192kB)
Daftar Pustaka_243203010_Nur Aini_Profesi Ners.pdf
Download (420kB)
Lampiran_243203010_Nur Aini_Profesi Ners.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
Plagiarisme_243203010_Nur Aini_Profesi Ners.pdf
Download (432kB)
Abstract
Latar Belakang : Skizofrenia merupakan gangguan jiwa berat yang memengaruhi fungsi kognitif, emosi, dan perilaku individu, serta sering kali disertai defisit perawatan diri akibat gejala negatif yang muncul seperti apatis, kurang motivasi, dan gangguan persepsi. Kondisi ini berdampak pada ketergantungan pasien dalam menjalani aktivitas dasar sehari-hari (ADL), seperti mandi, makan, berpakaian, dan
kebersihan diri.
Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas terapi okupasi menanam sebagai intervensi nonfarmakologis dalam meningkatkan kemandirian ADL pada pasien skizofrenia dengan defisit perawatan diri.
Metode : Teknik yang digunakan adalah studi kasus terhadap pasien rawat inap di RSJ Grhasia Sleman, dengan pendekatan evidence-based practice melalui tiga kali sesi terapi menanam selama tiga hari berturut-turut.
Hasil : Aktivitas menanam melibatkan serangkaian tindakan fisik dan sensorik seperti menggali tanah, menyiram, dan merawat tanaman, yang bertujuan untuk menstimulasi fungsi kognitif dan emosi positif pasien. Hasil observasi menunjukkan peningkatan skor kemandirian ADL setelah intervensi, yang mencakup kemampuan makan, mandi, berpakaian, hingga perilaku perawatan diri lainnya. Temuan ini menunjukkan bahwa terapi menanam efektif dalam meningkatkan partisipasi aktif, motivasi, serta rasa tanggung jawab pasien terhadap diri sendiri, sekaligus mengalihkan perhatian dari halusinasi atau waham.
Kesimpulan : Terapi okupasi menanam dapat dijadikan alternatif terapi suportif yang aplikatif dan berkelanjutan dalam mendukung pemulihan pasien skizofrenia di rumah sakit jiwa.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > RT Nursing |
| Divisions: | Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Medicine |
| Depositing User: | Mrs Tiara DP |
| Date Deposited: | 30 Jun 2026 08:21 |
| Last Modified: | 30 Jun 2026 08:21 |
| URI: | https:///id/eprint/5488 |
