UNSPECIFIED (2016) Yanita Trisetiyaningsih. Masters thesis, Universitas Jendaral Achmad Yani Yogyakarta.
Ikra Firmansyah_3211045_Halaman Judul.pdf
Download (484kB)
Ikra Firmansyah_3211045_Intisari.pdf
Download (185kB)
Ikra Firmansyah_3211045_BAB I.pdf
Download (281kB)
Ikra Firmansyah_3211045_BAB II.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (251kB)
Ikra Firmansyah_3211045_BAB III.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (330kB)
Ikra Firmansyah_3211045_BAB IV.pdf
Download (224kB)
Ikra Firmansyah_3211045_BAB V.pdf
Download (104kB)
Ikra Firmansyah_3211045_Daftar Pustaka.pdf
Download (165kB)
Ikra Firmansyah_3211045_Lampiran.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
Abstract
Latar Belakang: Periode post partum merupakan situasi krisis akibat berbagai perubahan secara fisik, psikologis, maupun struktur keluarga yang memerlukan proses penyesuaian. Kehamilan dan persalinan merupakan peristiwa yang normal terjadi dalam hidup, namun banyak ibu yang mengalami stress. Salah satu stress yang dialami ibu yaitu post partum blues atau perasaan sedih yang berkaitan dengan bayinya, apabila tidak dapat ditangani dengan baik dapat menjadi masalah yang menyulitkan bagi ibu dan bayi. Masalah tersebut dapat menimbulkan perasaan tidak menyenangkan bagi ibu bahkan gangguan ini dapat berkembang menjadi keadaan yang lebih berat yaitu depresi. Berdasarkan hasil studi pendahuluan di RSUD Panembahan Senopati Bantul, diperoleh data bahwa 7 ibu, sebanyak 3 ibu post partum hari ke 4 dengan paritas primipara terlihat murung dan cemas ketika dilakukan observasi dan saat dilakukan wawancara ibu menolak dan tidak kooperatif. Tujuan Penelitian: Mengetahui hubungan antara paritas dengan kejadian post partum blues di RSUD Panembahan Senopati Bantul Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan metode deskriptif korelatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu yang melahirkan di Rumah Sakit Penambahan Senopati Bantul dalam 1 tahun 2015 terakhir berjumlah 1.219 ibu. Teknik pengambilan sampel dengan purposive sampling didapatkan sampel sebanyak 55 orang. Instrumen menggunakan Edinburgh Postnatal Depression Scale (EPDS) untuk mengukur kejadian postpartum blues. Teknik analisis data menggunakan uji Kendall Tau. Hasil Penelitian: Paritas ibu yang melahirkan di RSUD Panembahan Senopati Bantul sebagian besar adalah scundipara sebanyak 27 (49,1%), dan kejadian postpartum blues di RSUD Panembahan Senopati Bantul sebagian besar adalah depresi ringan sebanyak 18 (32,7%). Hasil uji Kendall Tau diperoleh nilai P Value sebesar 0,018 lebih kecil dari 0,05 dan nilai koefisien (r) sebesar 0,264 kekuatan korelasi dalam kategori rendah. Kesimpulan: Ada hubungan antara paritas ibu dengan kejadian post partum blues di RSUD Panembahan Senopati Bantul. Kata Kunci: Paritas, Kejadian post partum blues
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Paritas, Kejadian post partum blues |
| Subjects: | R Medicine > RT Nursing |
| Divisions: | Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Medicine |
| Depositing User: | Erna Fitri Widayati |
| Date Deposited: | 25 Jul 2026 06:16 |
| Last Modified: | 25 Jul 2026 06:16 |
| URI: | https:///id/eprint/5523 |
