Dessy Puspita Sari, - and Endang Rostiati, - (2015) GAMBARAN PENGETAHUAN AKSEPTOR KB TENTANG PEMAKAIAN IUD DI PUSKESMAS SRANDAKAN BANTUL. Diploma thesis, Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta.
Judul_1112222_Dessy Puspita Sari_D3 Kebidanan.pdf
Download (916kB)
Abstrak_1112222_Dessy Puspita Sari_D3 Kebidanan.pdf
Download (833kB)
BAB I_1112222_Dessy Puspita Sari_D3 Kebidanan.pdf
Download (922kB)
BAB II_1112222_Dessy Puspita Sari_D3 Kebidanan.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (965kB)
BAB III_1112222_Dessy Puspita Sari_D3 Kebidanan.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
BAB IV_1112222_Dessy Puspita Sari_D3 Kebidanan.pdf
Download (941kB)
BAB V_1112222_Dessy Puspita Sari_D3 Kebidanan.pdf
Download (905kB)
Daftar Pustaka_1112222_Dessy Puspita Sari_D3 Kebidanan.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (832kB)
Lampiran_1112222_Dessy Puspita Sari_D3 Kebidanan.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (3MB)
Abstract
Latar Belakang: Program Keluarga Berencana (KB) merupakan salah satu strategi untuk mengurangi kematian ibu dengan kondisi 4T; terlalu muda melahirkan, terlalu sering melahirkan, terlalu dekat jarak melahirkan, dan terlalu tua melahirkan. Kontrasepsi IUD masih tergolong alat kontrasepsi yang paling diminati 11,41. Prevelansi metode kontrasepsi di Indonesia yang paling banyak digunakan oleh peserta KB aktif adalah suntikan (46,87%) . Sedangkan metode kontrasepsi yang paling sedikit dipilih oleh peserta KB aktif adalah Metoda Operasi Pria (MOP) 0,69%. Dari laporan tersebut kontrasepsi IUD tergolong alat kontrasepsi yang diminati 11,41%. AKDR adalah suatu alat kontrasepsi yang dimasukkan kedalam rahim. Alat kontrasepsi ini efektif, reversibel dan berjangka panjang (sampai 10 tahun: CuT380A). Hasil studi pendahuluan di Puskesmas Srandakan, Bantul, jumlah akseptor IUD dari bulan sebanyak 33 akseptor. Hasil wawancara menunjukkan 2 mengetahui dengan baik tentang KB IUD dan 7 sama sekali tidak tahu mengenai KB IUD.
Tujuan Penelitian : Mengetahui gambaran pengetahuan akseptor KB tentang pemakaian IUD di Puskesmas Srandakan Bantul.
Metode Penelitian : Penelitian ini menggunakan deskriptif. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian adalah total sampling. Sampel penelitian ini adalah 33 Akseptor KB. Analisis data diskriptif prosentase. Instrumen data adalah kuisioner.
Hasil Penelitian : Hasil uji analisis diskriptif prosentase, sebagian besar ibu dengan tingkat pengetahuan tentang pemakaian IUD cukup (45,5%), pengertian IUD kategori baik (63,3), jenis-jenis IUD kurang (39,4%), cara kerja IUD kurang (45,5%), efekivitas IUD cukup (39,4%), keuntungan IUD cukup (39,4%), kerugian IUD cukup (48,5%), mekanisme kerja IUD cukup (45,5%).
Kesimpulan : pengetahuan akseptor KB tentang pemakaian IUD di puskesmas Srandakan Dalam kategori Cukup.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Pengetahuan, IUD |
| Subjects: | R Medicine > RG Gynecology and obstetrics, Midwifery |
| Divisions: | Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Medicine |
| Depositing User: | Pustakawan - Unjaya |
| Date Deposited: | 01 Jul 2026 02:20 |
| Last Modified: | 01 Jul 2026 02:20 |
| URI: | https:///id/eprint/5576 |
