Achmad Sidiq, - and Wenny Savitri, - (2016) HUBUNGAN ANTARA TINGKAT PENGETAHUAN PASIEN TENTANG PENYAKIT TUBERKULOSIS PARU DENGAN KEPATUHAN PENGOBATAN DI RUMAH SAKIT KHUSUS PARU RESPIRA BANTUL. Masters thesis, Universitas Jenderal Achmad Yani Yogykarta.
2212134_Halaman Judul_1.pdf
Download (727kB)
2212134_Intisari_2.pdf
Download (228kB)
2212134_BAB I_3.pdf
Download (171kB)
2212134_BAB II_4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (280kB)
2212134_BAB III_5.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (399kB)
2212134_BAB IV_6.pdf
Download (126kB)
2212134_BAB V_7.pdf
Download (92kB)
2212134_Daftar Pustaka_8.pdf
Download (93kB)
2212134_Lampiran_9.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB)
Abstract
Latar Belakang: Tuberkulosis paru (TB) adalah disebabkan oleh Mycobacterium tuberculosis penyakit ini terutama menyerang paru-paru namun juga bisa menyerang organ-organ lain. TB paru merupakan penyebab kematian kedua di dunia setelah Human Immunodeficiency Virus (HIV). Berdasarkan World Health Organization (WHO) 2013 terdapat sembilan juta orang penderita TB paru. Kabupaten Bantul merupakan salah satu kabupaten Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) yang memiliki angka kesembuhan TB paru kurang dari standar nasional, yaitu hanya mencapai 24,09%. Keberhasilan pengobatan TB paru sangat ditentukan oleh tingkat pengetahuan penderita dalam kepatuhan pengobatan. Tujuan penelitian: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara tingkat pengetahuan pasien TB paru dengan kepatuhan pengobatan.
Metode: Desain penelitian ini adalah deskriptif korelasional dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian ini adalah penderita TB paru yang menjalani pengobatan di rumah sakit khusus paru respira bantul yang diambil dengan menggunakan accidental sampling, dengan jumlah sampel dalam penelitian ini 14 pasien TB paru. Data diperoleh dengan menggunakan kuisioner. Uji statistik yang digunakan adalah Spearmen rank.
Hasil: Hasil penelitian ini menunjukkan sebagian besar tingkat pengetahuan pasien TB paru dengan kategori tinggi (71.4%), dan memiliki tingkat kepatuhan pengobatan dalam kategori patuh (85.7%). Hasil uji korelasi Spearmen diperoleh bahwa r =(0,645, p<0,05) yang berarti terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan pasien tentang TB paru dengan kepatuhan pengobatan.
Kesimpulan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan dengan kepatuhan pengobatan penderita TB paru di Rumah Sakit Khusus Paru Respira Bantul.
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Tingkat Pengetahuan, Kepatuhan Pengobatan, Tuberkulosis Paru |
| Subjects: | R Medicine > RT Nursing |
| Divisions: | Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Medicine |
| Depositing User: | Erna Fitri Widayati |
| Date Deposited: | 12 Jul 2026 23:34 |
| Last Modified: | 12 Jul 2026 23:34 |
| URI: | https:///id/eprint/5618 |
