Dewi Ramadanita Ginting, - and Ika Fitria Ayuningtyas, - (2015) TINGKAT PENGETAHUAN IBU NIFAS TENTANG KANGAROO MOTHER CARE (KMC) DI RSUD WATES KABUPATEN KULONPROGO. Diploma thesis, Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta.
Judul_1310154_Dewi Ramadanita Ginting_D3 Kebidanan.pdf
Download (490kB)
Abstrak_1310154_Dewi Ramadanita Ginting_D3 Kebidanan.pdf
Download (172kB)
BAB I_1310154_Dewi Ramadanita Ginting_D3 Kebidanan.pdf
Download (99kB)
BAB II_1310154_Dewi Ramadanita Ginting_D3 Kebidanan.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (225kB)
BAB III_1310154_Dewi Ramadanita Ginting_D3 Kebidanan.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (125kB)
BAB IV_1310154_Dewi Ramadanita Ginting_D3 Kebidanan.pdf
Download (184kB)
BAB V_1310154_Dewi Ramadanita Ginting_D3 Kebidanan.pdf
Download (7kB)
Daftar Pustaka_1310154_Dewi Ramadanita Ginting_D3 Kebidanan.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (8kB)
Lampiran_1310154_Dewi Ramadanita Ginting_D3 Kebidanan.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (5MB)
Abstract
Latar Belakang Angka kejadian BBLR di Indonesia sangat bervariasi. Berdasarkan hasil riset kesehatan dasar (Riskesdas) tahun 2012, secara keseluruhan prevalensi BBLR di Indonesia sebesar 10.5%. kabupaten kulonprogo menempati urutan ke 2 tertinggi kejadian BBLR di DIY sebesar 25,00% setelah kabupaten gunung kidul sebesar 27,30%. Kabupaten Kulonprogo sebanyak 403 bayi atau sebesar 25,00% dari kelahiran 1.212 kelahiran bayi.
Tujuan : mengetahui gambaran tingkat pengetahuan ibu nifas tentang Kangaroo Mother Care (KMC) di RSUD Wates Kabupaten Kulonprogo
Metode Penelitian : deskriptif kuantitatif dengan disain cross-sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu nifas di RSUD Wates Kabupaten Kulonprogo yang berjumlah 36 orang ibu nifas. Teknik sampling adalah purposiv sampling ini dilakukan dengan mengambil kasus atau responden perimbangan tertentu
Hasil : Sebagian besar ibu nifas umur 20-30 tahun sebanyak 19 orang (57,6%) pendidikan berpendidikan SMA 18 orang, pekerjaan IRT 21 orang (63,3%) dan anak responden memiliki 2 anak yaitu 20 responden (60,6%). tingkat pengetahuan ibu nifas yang mempunyai bayi BBLR mayoritas cukup.Pengertian KMC : Rendah 13 responden (39,4%), Cukup 12 responden (36,4%), Baik 8 responden (24,2%). Manfaat KMC: Rendah 13 responden (39,4%), Cukup 10 responden (30,3%), Baik 10 responden (30,3%). Efek KMC: Rendah 1 responden (3,0%), Cukup 16 responden ( 48,5%), Baik 16 responden ( 48,5%). Cara Melakukan KMC: Rendah 12 responden (36,4%), Cukup 10 responden (30,3%), Baik 11 responden (33,3%).
Kesimpulan : Tingkat Pengetahuan ibu nifas tentang Kangaroo Mother Care (KMC adalah cukup, dan masih ditemui ada beberapa orang yang memiliki tingkat pengetahuan tentang Kangaroo Mother Care (KMC dalam kategori kurang.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | BBLR, Kangaroo Mother Care, Tingkat Pengetahuan |
| Subjects: | R Medicine > RG Gynecology and obstetrics, Midwifery |
| Divisions: | Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Medicine |
| Depositing User: | Pustakawan - Unjaya |
| Date Deposited: | 01 Jul 2026 03:53 |
| Last Modified: | 01 Jul 2026 03:53 |
| URI: | https:///id/eprint/5646 |
