Darwati, - and Dian Puspitasari, - (2013) TINGKAT PENGETAHUAN AKSEPTOR KB NON IUD TENTANG ALAT KONTRASEPSI IUD DI BPM TUTIK PURWANI SLEMAN YOGYAKARTA TAHUN 2013. Diploma thesis, Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta.
Judul_1310090_Darwati_D3Kebidanan.pdf
Download (456kB)
Abstrak_1310090_Darwati_D3Kebidanan.pdf
Download (68kB)
Bab 1_1310090_Darwati_D3Kebidanan.pdf
Download (136kB)
Bab 2_1310090_Darwati_D3Kebidanan.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (185kB)
Bab 3_1310090_Darwati_D3Kebidanan.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (148kB)
Bab 4_1310090_Darwati_D3Kebidanan.pdf
Download (146kB)
Bab 5_1310090_Darwati_D3Kebidanan.pdf
Download (62kB)
Daftar Pustaka_1310090_Darwati_D3Kebidanan.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (43kB)
Abstract
Latar Belakang: Partisipasi ibu dalam KB IUD sampai saat ini masih rendah. Dilihat dari data akseptor KB yaitu Daerah Istimewa Yogyakarta (27,3%), daerah Bantul (19,40%), Gunung kidul (21,6%), daerah Kulon Progo (25,6%), Sleman (6,40%). Alat kontrasepsi IUD merupakan alat kontrasepsi non hormonal yang mempunyai keefektitasan tinggi yaitu 0,6-0,8 kehamilan per 100 perempuan dalam satu tahun pertama pemakaian pada umumnya aman dan sangat efektif dapat digunakan hingga menopause. Tujuan Penelitian: Untuk mengetahui tingkat pengetahuan ibu tentang alat kontrasepsi IUD berdasarkan definisi IUD, mekanisme kerja IUD, keuntungan, efek samping, indikasi, kontra indikasi, tentang pemeriksaan dan kunjungan ulang IUD. Metode Penelitian: Deskriptif dengan pendekatan survey. Lokasi yang diambil di BPM Tutik Purwani, Sleman, Yogyakarta. Subyek penelitian adalah akseptor KB non IUD. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 37 orang dengan teknik pengambilan sampel secara simple random sampling. Hasil Penelitian: Tingkat pengetahuan ibu tentang alat kontrasepsi IUD di BPM Tutik Purwani Sleman Yogyakarta. Pengetahuan berdasarkan definisi baik (45,9%), mekanisme IUD kurang (59,5%), keuntungan baik (43,2%), efek samping IUD kurang (56,8%), kontra indikasi IUD kurang (56,8%), Indikasi IUD kurang (70,3%), kunjungan ulang IUD cukup (43,2%) Kesimpulan: Tingkat pengetahuan akseptor KB non IUD tentang alat kontrasepsi IUD di BPM Tutik Purwani Sleman, Yogyakarta pada umumnya masih kurang (45,9%).
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | IUD |
| Subjects: | R Medicine > RG Gynecology and obstetrics, Midwifery |
| Divisions: | Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Medicine |
| Depositing User: | Yanti - - |
| Date Deposited: | 01 Jul 2026 05:58 |
| Last Modified: | 01 Jul 2026 05:58 |
| URI: | https:///id/eprint/5680 |
