Damianus Daeng, - and Muhamat Nofiyanto, - (2016) GAMBARAN KEJADIAN ACUTE MYOCARDIAL INFARCTION (AMI) DI RUANG INTENSIVE CARE UNIT (ICU) RSUD PANEMBAHAN SENOPATI BANTUL TAHUN 2015. Masters thesis, Universitas Jenderal Achmad Yani Yogykarta.
2212155_Halaman Judul_1.pdf
Download (938kB)
2212155_Intisari_2.pdf
Download (98kB)
2212155_BAB I_3.pdf
Download (189kB)
2212155_BAB II_4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (285kB)
2212155_BAB III_5.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (282kB)
2212155_BAB IV_6.pdf
Download (291kB)
2212155_BAB V_7.pdf
Download (95kB)
2212155_Intisari_2.pdf
Download (98kB)
2212155_Daftar Pustaka_8.pdf
Download (307kB)
2212155_Lampiran_9.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (3MB)
Abstract
Latar Belakang : Berdasarkan data dari World Health Organization (2008) di seluruh dunia terdapat 7.200.000 (12,2%) kematian terjadi akibat penyakit AMI. Salah satunya di negara Amerika sekitar 1,5 juta orang menderita AMI per tahun, dengan angka kematian 30% yang sering disebabkan oleh aritmia terutama fibrilasi ventrikel. Sedangkan di Indonesia, kematian akibat penyakit infark miokard diperkirakan berkisar antara 53,5 per 100.000 kasus. Tujuan : Untuk mengetahui gambaran kejadian AMI di ruang ICU RSUD Panembahan Senopati Bantul tahun 2015. Metode: Penelitian ini menggunakan motode penelitian kuantitatif non- experiment dengan desain deskriptif. Lokasi penelitian di ruang rekam medis RSUD Panembahan Senopati Bantul menggunakan data sekunder catatan rekam medis. Waktu penelitian tanggal 15 Agustus 2016. Pengambilan sampel dengan menggunakan Total Sampling sebanyak 20 responden. Hasil: Karakteristik pasien AMI usia paling banyak adalah dewasa dan lansia masing-masing 10 orang (50%), jenis kelamin laki-laki 17 orang (85%) dan, lama rawat <4 hari 11 orang (55%). Status kematian 10 orang (50%). Nilai laboratorium troponin paling banyak besar kemungkinan 17 orang (85%) dan CK- MB tinggi 15 orang (75%). Diagnosis keperawatan paling banyak nyeri akut 13 orang (65%). Jenis AMI terbanyak STEMI 13 orang (65%). Penyakit penyerta paling banyak syok kardiogenik 12 orang (60%). Kesimpulan: Kejadian AMI di ICU tahun 2015 sejumlah 20 orang, dengan rentang usia dewasa dan lansia, sebagian besar dengan jenis kelamin laki-laki, lama rawat <4 hari, status kematian dan hidup adalah berimbang, troponin besar kemungkinan, CK-MB tinggi, diaknosa keperawatan nyeri akut, jenis AMI STEMI, dan penyakit penyerta syok kardiogenik.
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Miokard Infark Akut, jenis-jenis AMI, nilai laboratorium, penykit penyerta. |
| Subjects: | R Medicine > RT Nursing |
| Divisions: | Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Medicine |
| Depositing User: | Erna Fitri Widayati |
| Date Deposited: | 13 Jul 2026 03:30 |
| Last Modified: | 13 Jul 2026 03:30 |
| URI: | https:///id/eprint/5690 |
