Satria Bagos Adiputra, - and Dwi Kartika Rukmi, - (2016) GAMBARAN PENANGANAN PASIEN CEDERA KEPALA DI INSTALASI GAWAT DARURAT RSU PKU MUHAMMADIYAH BANTUL. Masters thesis, Universitas Jenderal Achmad Yani Yogykarta.
Satria Bagos Adi Putra_2212256_Halaman Judul.pdf
Download (616kB)
Satria Bagos Adi Putra_2212256_Intisari.pdf
Download (288kB)
Satria Bagos Adi Putra_2212256_BAB I.pdf
Download (193kB)
Satria Bagos Adi Putra_2212256_BAB II.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (232kB)
Satria Bagos Adi Putra_2212256_BAB III.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (207kB)
Satria Bagos Adi Putra_2212256_BAB IV.pdf
Download (243kB)
Satria Bagos Adi Putra_2212256_BAB V.pdf
Download (97kB)
Satria Bagos Adi Putra_2212256_Daftar Pustaka.pdf
Download (180kB)
Satria Bagos Adi Putra_2212256_Lampiran.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (3MB)
Abstract
Latar Belakang: Cedera kepala merupakan salah satu kejadian trauma yang memiliki angka kejadian yang cukup tinggi dan merupakan sebuah keadaan yang mengancam jiwa. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran penanganan pasien cedera kepala di instalasi gawat darurat RSU PKU Muhammadiyah Bantul. Metode: Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif non eksperimental dengan rancangan Deskriptif. Jumlah sampel yang diperoleh sebanyak 25 responden dengan teknik sampling yang digunakan adalah nonprobability sampling dengan jenis Convenience Sampling. Data yang didapatkan berasal dari IGD. Hasil: Hasil penelitian ini menunjukkan waktu tanggap 1 menit, lama penanganan cedera kepala paling banyak 30 menit sebanyak 5 orang (20%) dan paling sedikit 110 menit sebanyak 1 orang (4%), umur <25 tahun sebanyak 15 orang (60%) paling sedikit 36-45 tahun sebanyak 2 orang (8%), responden laki-laki 18 orang (72%) perempuan 7 orang (28%), tingkat kegawatan paling banyak dalam kategori ringan 18 orang (72%) paling sedikit dalam kategori berat 3 orang (12%), kesadaran paling banyak compos mentis sebanyak 18 orang (72%) paling sedikit kesadaran koma sebanyak 1 orang (4%), pendidikan perawat D3, lama kerja <5 tahun sebanyak 5 orang dan >5 tahun 9 orang, tindakan penanganan dan terapi yang dilakukan pemeriksaan fisik sebanyak 25 orang (100%), Ct-Scan 22 orang (88%), infus NaCl 17 orang (68%), ATS 5 orang (20%), lidocain 7 orang (28%), heacting 10 orang (40%), manitol 4 orang (16%), diazepam 4 orang (16%), steroid 4 orang (16%), asam tranexamad 4 orang (16%), oksigen 9 orang (36%), waktu definitive 6 menit sebanyak 8 orang (32%). Kesimpulan: Dari hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dalam penanganan waktu tanggap pasien cedera kepala dalam kategori cepat sebanyak 25 responden dengan waktu tanggap 1 menit, lama penanganan paling banyak 30 menit 5 orang (20%), umur <25 tahun, responden laki-laki 18 orang (72%), kegawatan kategori ringan 18 orang (72%), kesadaran compos mentis, pendidikan D3 keperawatan, lama kerja paling banyak >5 tahun 9 orang, tindakan penanganan paling banyak pemeriksaan fisik, waktu definitive 6 menit sebanyak 8 orang (32%).
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | waktu tanggap, penanganan pasien cedera kepala, IGD |
| Subjects: | R Medicine > RT Nursing |
| Divisions: | Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Medicine |
| Depositing User: | Erna Fitri Widayati |
| Date Deposited: | 25 Jul 2026 02:27 |
| Last Modified: | 25 Jul 2026 02:27 |
| URI: | https:///id/eprint/5703 |
